Bayern memanfaatkan situasi dengan sempurna. Serangan demi serangan dilancarkan tanpa henti. Luis Díaz mencetak gol penyama di menit ke-89, membuat jantung Madrid nyaris berhenti.
BACA JUGA:Hasil Liga Premier Inggris: Chelsea Dipermalukan Manchester City 0-3!
BACA JUGA:Hasil Final AFF Futsal 2026! Indonesia Tumbang 1-2 dari Thailand.
Dan saat semua mengira laga akan berakhir dramatis tanpa pemenang, pukulan terakhir datang. Di menit 90+4, Michael Olise muncul sebagai algojo. Golnya memastikan kemenangan 4-3 sekaligus mengunci agregat 6-4 untuk Bayern.
Allianz Arena meledak. Sementara itu, Madrid terdiam.
Secara statistik, Bayern memang lebih tajam. Delapan tembakan tepat sasaran menunjukkan dominasi mereka yang sulit dibendung. Sementara Madrid, meski tampil efektif di awal, gagal menjaga konsistensi hingga akhir laga.
Performa individu juga tak cukup menyelamatkan. Meski Kylian Mbappé menjalani musim luar biasa dengan koleksi 40 gol, sepak bola tetaplah permainan tim.
Dan malam itu, Bayern tampil sebagai unit yang lebih solid.
Kekalahan ini terasa pahit. Bukan hanya karena tersingkir, tetapi karena Madrid sempat begitu dekat untuk membalikkan keadaan. Namun sepak bola tidak mengenal “hampir”.
Kini, Bayern Munich melangkah ke semifinal dan akan menghadapi Paris Saint-Germain dalam duel raksasa Eropa berikutnya. Sementara Madrid harus pulang lebih cepat, membawa luka dan banyak pertanyaan.
Satu hal yang pasti: tidak ada remontada kali ini.