MUARA ENIM, PALPOS.CO – Kasus pencurian terjadi di Lantai 2 Gedung A Pasar Inpres Muara Enim. Sebanyak 163 rolling door dari total 180 kios serta 24 pintu WC dilaporkan hilang.
Kepala UPTD Pasar Muara Enim Firmansyah, menjelaskan bahwa sebelumnya area tersebut digunakan sementara oleh pedagang baju bekas (BJ) pascakebakaran Gedung C. Saat itu kondisi masih aman dan tidak ditemukan adanya pencurian.
"Setelah pedagang BJ pindah, kami sempat melakukan pengecekan dan kondisi masih normal.
Namun setelah libur panjang Idul Fitri, kami belum melakukan pengecekan kembali hingga akhirnya kejadian ini diketahui," ujar Firman, Minggu 19 April 2026.
BACA JUGA:Malam Akhir Pekan, Polisi Intensifkan KRYD untuk Jaga Kondusivitas
Firman mengatakan, kasus pencurian tersebut baru diketahui pada Selasa, 14 April 2026, setelah mendapat laporan dari juru tagih pasar.
"Seluruh kios di lantai 2 yang berjumlah 180 unit memang dalam kondisi kosong karena minimnya minat pedagang akibat sepinya pembeli serta persaingan dengan penjualan online," katanya.
Lanjut Firman, sempat ada klaim kehilangan barang dari seorang pedagang yang menyebut kios tersebut sebagai gudangnya.
"Namun, setelah dilakukan klarifikasi, yang bersangkutan tidak dapat menunjukkan bukti kepemilikan atau penggunaan kios sebagai gudang," bebernya.
BACA JUGA:Atasi Banjir, Drainase dan Sungai Jadi Fokus Evaluasi
BACA JUGA:Antisipasi Gangguan Kamtib, Lapas Muara Enim Pindahkan 17 Warga Binaan
Firman menerangkan, UPTD Pasar Muara Enim telah melaporkan kejadian ini kepada Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM.
"Kepala Dinas telah memberikan kuasa kepada UPTD untuk melaporkan kasus ini ke Polres Muara Enim," terangnya.
Selain itu, pihak UPTD juga telah menyerahkan sejumlah bukti terkait peristiwa pencurian tersebut kepada pihak kepolisian guna mendukung proses penyelidikan.