Jika dibandingkan dengan Suzuki Jimny Wide JB43, Pajero Junior ZR-II memiliki pendekatan yang sedikit berbeda.
Jimny dikenal dengan sasis ladder frame dan kemampuan off-road ekstrem, sementara Pajero Junior menawarkan keseimbangan antara kenyamanan dan kemampuan jelajah.
Namun keduanya memiliki kesamaan penting:
Ukuran kompak
Kemampuan 4x4
Karakter fun-to-drive
Popularitas di kalangan pecinta JDM
Tak heran jika Pajero Junior sering dianggap sebagai “hidden gem” yang belum banyak diketahui, tetapi punya potensi koleksi tinggi.
Status Langka dan Nilai Kolektor yang Terus Naik
Salah satu alasan utama Pajero Junior ZR-II semakin diminati adalah statusnya yang langka.
Mobil ini tidak masuk kategori kei car di Jepang, sehingga tidak mendapatkan insentif pajak seperti Pajero Mini.
Akibatnya, jumlah produksinya terbatas dan tidak banyak diekspor ke luar Jepang. Kini, unit yang masih terawat menjadi buruan kolektor, terutama di pasar mobil JDM klasik.
Nilai jualnya pun cenderung stabil bahkan meningkat, tergantung kondisi dan orisinalitas kendaraan.
SUV Kecil dengan Karakter Besar
Mitsubishi Pajero Junior ZR-II adalah bukti bahwa ukuran bukan segalanya dalam dunia SUV.
Dengan desain ikonik, sistem 4x4 sejati, dan fitur off-road unik, mobil ini tetap relevan sebagai kendaraan hobi maupun koleksi.