66 Peserta Magang ke Jepang Dipersiapkan Jadi SDM Global

Rabu 29-04-2026,20:16 WIB
Reporter : Diansyah
Editor : Bambang

OKI,PALPOS.CO - Pemerintah Kabupaten OKI mulai menyiapkan tenaga kerja berdaya saing global melalui Pelatihan Daerah (Pelatda) Tahap I Program Pemagangan ke Jepang Angkatan 2026/2027. 

Sebanyak 66 peserta mengikuti program yang dibuka pada Rabu, 29 April 2026 di Gedung Diklat BKPSDM Teluk Gelam.

Wakil Bupati OKI, Supriyanto, mengingatkan peserta agar menjaga nama baik selama mengikuti program, karena mereka tidak hanya membawa identitas pribadi, tetapi juga daerah hingga negara.

“Jaga nama baik keluarga, bukan hanya kabupaten dan provinsi. Di pundak kalian itu membawa nama Indonesia (NKRI),” kata Supriyanto.

BACA JUGA:Polisi Ringkus Pengecer Narkotika Perempuan di Tulung Selapan, Puluhan Butir Ekstasi Disita

BACA JUGA:Kejar KLA 2026, OKI Genjot Nilai Evaluasi Mandiri

Ia menegaskan, keberhasilan peserta tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga kedisiplinan dan sikap selama menjalani pelatihan. 

“Manfaatkan pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, karena dari sini akan terlihat siapa yang benar-benar siap melangkah ke tahap berikutnya,” ujarnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi OKI, Antonio Romadhon, menyebut pelatda menjadi tahap awal yang menentukan dalam proses seleksi menuju pemagangan ke Jepang.

“Pelatihan ini merupakan tahapan awal yang sangat menentukan untuk membentuk tenaga kerja yang disiplin, tangguh, dan berdaya saing global,” tutur Antonio.

BACA JUGA:Pemerataan Kuota Berdasarkan UU Terbaru, Jemaah Haji Asal OKI yang Berangkat Tidak Sebanyak Tahun 2025

BACA JUGA:HUT Otda ke-30, Sinergi Pusat dan Daerah Wujudkan Asta Cita

Menurutnya, pelatihan dirancang untuk memperkuat kesiapan peserta secara menyeluruh, mulai dari mental, fisik, hingga penguasaan dasar bahasa Jepang dan budaya kerja. 

Selain itu, pelatda juga menjadi ajang penyaringan untuk menentukan peserta yang akan melanjutkan ke tahap nasional.

“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kesiapan mental dan fisik, membekali dasar bahasa Jepang dan budaya kerja, serta membentuk karakter disiplin dan etos kerja tinggi sebelum mengikuti seleksi tingkat nasional,” imbuhnya.

Kategori :