BATURAJA, PALPOS.CO - Perum Bulog Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menekan lonjakan harga beras dan minyak goreng di pasaran dengan menggelar operasi pasar murah yang terbuka untuk masyarakat umum di wilayah setempat.
Kepala Bulog OKU, Junirman, Jumat (1/5) mengatakan bahwa operasi pasar yang digelar di Taman Kota Baturaja tersebut melibatkan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Pemkab OKU.
Dalam kegiatan tersebut pihaknya menyiapkan sebanyak 3 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dan minyak goreng kemasan merek Minyakita yang dijual dengan harga terjangkau. "Untuk Minyakita kami siapkan sebanyak 1.000 liter," katanya.
Dia mengatakan, komoditas tersebut dijual lebih murah dari harga pasar seperti beras SPHP seharga Rp58.000/5 kilogram dan minyak goreng Rp15.500/liter.
BACA JUGA:Bupati OKU Jalin Kerjasama Dengan BDPKN BPK Yogyakarta
BACA JUGA:Bocah 6 Tahun di Ulak Pandan OKU Hanyut di Sungai Ogan
Masyarakat bebas memilih membeli sembako tanpa syarat apapun, namun dengan jumlah yang dibatasi guna memastikan penyalurannya dilakukan secara merata.
"Untuk beras maksimal pembelian sebanyak 4 karung kemasan 5 kilogram Sementara, minyak goreng paling banyak 2 liter agar semua masyarakat kebagian," tegasnya.
Sementara, Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Disperindag OKU, Irfan Maradona menambahkan bahwa selain beras di pasar murah tersebut pihaknya juga menyediakan 200 tabung gas elpiji 3 kilogram yang dijual seharga Rp18.500/tabung.
"Untuk pembelian tabung gas masyarakat diwajibkan membawa dokumen identitas diri seperti KTP," kata Irpan.
BACA JUGA:Satpol PP OKU Diganjar Perangkat Daerah Terinovatif 2026
BACA JUGA:Banjir Melanda Tiga Desa di Kabupaten OKU
Melalui pasar murah tersebut, ia berharap dapat menekan lonjakan harga kebutuhan pokok, terutama pada beras dan minyak goreng yang saat ini sedang melonjak di pasaran.
"Pasar murah ini ditujukan dalam rangka stabilitasi harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok di Kabupaten OKU agar tetap stabil dan mencukupi kebutuhan masyarakat, terutama menjelang Idul Adha 1447 Hijriah," ujarnya. (len)