Tekankan Prinsip Keadilan dan Integritas Sebagai Landasan Pendidikan

Senin 04-05-2026,14:31 WIB
Reporter : Ardi
Editor : Bambang

Namun, mempertahankan mutu tersebut memerlukan kerja kolektif, bukan sekadar mengandalkan individu tertentu.

BACA JUGA:15 Angkutan Tambang Batu di OKUT Belum Kantongi Izin Penggunaan Jalan

BACA JUGA:Polres OKU Timur Salurkan 417 Paket Bantuan Sosial Kepada Masyarakat

“Ini bukan soal siapa yang hebat, tetapi bagaimana yang sudah baik dapat ditiru dan diperluas,” ujarnya, Senin (4/5/2026). 

‎Bupati juga menekankan bahwa pendidikan tidak cukup hanya melahirkan individu yang cerdas secara akademik.

Di era kecerdasan buatan, kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah menjadi kunci, namun harus diiringi dengan pembentukan karakter.

‎“Kepintaran bisa saja disaingi oleh teknologi. Tapi etika, empati, dan nilai-nilai kemanusiaan tidak dimiliki oleh mesin. Di sinilah peran pendidikan menjadi sangat penting,” katanya.

‎Ia berharap para pendidik tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga membentuk kepribadian peserta didik agar mampu berinteraksi dengan baik di tengah masyarakat.

Dengan demikian, lulusan pendidikan di OKU Timur diharapkan tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan moral.

‎Arah pembangunan pendidikan di OKU Timur pun dipertegas,menciptakan generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga berkarakter siap menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai kemanusiaan.

‎Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur Wakimin, S.Pd., M.M. dalam laporannya menegaskan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 merupakan momentum krusial.

Ia menyebut, momen ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga ruang untuk melakukan evaluasi komprehensif sekaligus menyusun proyeksi ke depan.

‎“Ini adalah saat yang tepat untuk melihat kembali apa yang sudah kita capai, sekaligus merancang langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.

‎Ia menjelaskan, arah kebijakan pendidikan di OKU Timur difokuskan pada percepatan peningkatan mutu SDM yang selaras dengan visi daerah “Maju Lebih Mulia”.

Dalam pelaksanaannya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengintegrasikan berbagai aspek ke dalam satu kerangka kerja yang sistematis.

‎Menurutnya, integrasi tersebut mencakup penguatan tata kelola pemerintahan, pemerataan akses digitalisasi sistem pendidikan, hingga memperhitungkan dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan.

Kategori :