Kemensos Perkuat Peran Keluarga Siswa Sekolah Rakyat OKU

Kamis 14-05-2026,14:58 WIB
Reporter : Eco
Editor : Bambang

BATURAJA, PALPOS.CO - Sentra Budi Perkasa Kementerian Sosial (Kemensos) memperkuat peran keluarga siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 45 Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan melalui Program "Goes To Sekolah Rakyat".

Penyuluh Sosial Sentra Budi Perkasa Palembang Luksor Pratama, Kamis (14/5) mengatakan bahwa kegiatan ini digelar sebagai tindak lanjut hasil asesmen terhadap klaster rentan.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, namun lebih menekankan pada penguatan peran keluarga melalui pendekatan edukatif dan pemberdayaan.

Berbagai agenda disusun oleh Sentra Budi Perkasa sebagai unit pelaksana teknis di bawah Kementerian Sosial RI yang berfokus pada rehabilitasi sosial, pemberdayaan disabilitas, dan perlindungan kelompok rentan bagi orang tua siswa.

BACA JUGA:Kemenhub Siap Dukung Pembangunan Flyover Pasar Tempel Baturaja

BACA JUGA:Empat Kandidat Ikuti Assesment Calon Sekda OKU

Dia mengatakan, kegiatan tersebut diisi dengan pemeriksaan dan edukasi kesehatan, penyuluhan sosial terkait pengasuhan remaja, serta pemahaman mengenai dinamika perkembangan remaja dan relasi dengan teman sebaya.

"Esensi utama kegiatan ini terletak pada upaya membangun kesadaran, pengetahuan, dan kemandirian keluarga sebagai pondasi utama dalam mendukung tumbuh kembang remaja," katanya.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut diharapkan orang tua memiliki pemahaman yang lebih baik dalam mendampingi anak pada masa remaja yang penuh dinamika, sekaligus mampu menciptakan lingkungan keluarga yang suportif.

"Program Goes To Sekolah Rakyat diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan serta mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam memperkuat ketahanan keluarga dan pemberdayaan di tengah masyarakat," harapnya.

BACA JUGA:Warga Geruduk PT AOC, Tuntut Perusahaan Realisasikan Janji Manis

BACA JUGA:Dua Hari Bongkar Peredaran Sabu dan Ringkus Tiga Tersangka

Sebagai bagian dari intervensi, dalam program tersebut pihaknya juga menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial kepada 69 orang tua siswa yang masuk kategori kluster rentan.

Bantuan yang diberikan dengan rincian 25 orang penerima usaha mulai dari warung kelontong, usaha makanan, pertanian hingga ternak.

"Sedangkan 44 orang tua lainnya menerima bantuan sarana kamar dan nutrisi," ujar dia. (len)

Kategori :