Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Pratama Start P20 Finis P8.

Senin 18-05-2026,11:01 WIB
Reporter : Enchep H
Editor : Bambang

PALPOS.CO - Drama panas meledak di Moto3 Catalunya 2026 di Circuit de Barcelona-Catalunya—bukan hanya karena kemenangan Máximo Quiles, tapi karena kebangkitan luar biasa Veda Ega Pratama dari posisi ke-20 hingga finis P8.

Ini penting karena menunjukkan bahwa Indonesia kini punya talenta yang benar-benar mampu bertarung di level dunia, bukan sekadar pelengkap grid.

Sejak lampu start padam, Veda langsung tampil seperti pembalap tanpa beban. Start dari barisan belakang, ia menghancurkan ekspektasi dengan lonjakan cepat ke posisi 13 hanya dalam satu lap.

Agresivitasnya bukan nekat—melainkan presisi yang matang, overtake bersih, dan keberanian membaca celah sempit di lintasan yang terkenal teknis.

BACA JUGA:Hasil Q1 Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Gagal Tembus Q2, Start ke-21

BACA JUGA:Hasil Moto3 Prancis 2026 Le Mans! Veda Ega Finis P4.

Masuk lap keenam, Veda kembali mengguncang jalannya balapan. Dengan mental baja, ia menembus posisi sembilan besar setelah melewati beberapa rival dalam duel wheel-to-wheel yang menegangkan.

Aksinya bukan hanya efektif, tapi juga menghibur—membuat penonton Catalunya berdiri dari kursi mereka.

Sementara itu, di barisan depan, balapan berubah menjadi arena perang terbuka. Nama-nama seperti David Muñoz, Álvaro Carpe, dan Brian Uriarte saling berebut posisi dalam pertarungan sengit.

Namun, seperti predator yang menunggu momen, Máximo Quiles muncul di lap-lap akhir dan menyapu bersih lawan-lawannya untuk merebut kemenangan dengan gaya agresif dan penuh perhitungan.

BACA JUGA:Klasemen Moto3 Terbaru: Veda Ega Melejit ke P5.

BACA JUGA:Veda Ega Start P6 Moto3 Prancis 2026.

Di tengah panasnya perebutan podium, Veda sempat mengalami penurunan ritme dan turun ke posisi ke-11. Tapi di sinilah karakter aslinya terlihat.

Alih-alih menyerah, pembalap muda Indonesia ini justru menemukan momentum di lap-lap akhir. Ia memanfaatkan celah sekecil apa pun, menyalip satu per satu rivalnya, hingga akhirnya mengunci posisi kedelapan.

Hasil P8 mungkin terlihat sederhana di atas kertas. Tapi dalam konteks balapan yang brutal ini, itu adalah pernyataan keras: Veda adalah petarung.

Kategori :