Sementara itu, peran opposite akan diemban oleh bomber andalan Rivan Nurmulki yang menjadi salah satu tumpuan utama dalam mencetak poin.
BACA JUGA:Sensasi Janice Tjen di Dubai Championships 2026: Ranking Naik, Hadiah Nyaris Rp1 M.
BACA JUGA:Bidik Rekor MURI, AMA Indonesia Gelar Turnamen Padel Amal Serentak di 13 Kota
Di lini pertahanan, posisi libero dipercayakan kepada Irpan dan Raihan Rizky Attorif yang siap menjaga stabilitas penerimaan bola.
Target Besar di Tiga Turnamen Internasional
Pelatnas ini difokuskan untuk menghadapi tiga ajang penting yang akan menjadi tolok ukur kekuatan Timnas Indonesia.
Pertama, AVC Nations Cup 2026 di India pada 20–28 Juni, yang mempertemukan negara-negara kuat Asia. Turnamen ini menjadi ajang pembuktian sejauh mana perkembangan Indonesia di level kontinental.
Kedua, SEA V League 2026 putaran pertama di Filipina (15–19 Juli), di mana rival klasik seperti Thailand dan Vietnam akan menjadi ujian utama.
Ketiga, SEA V League putaran kedua di Indonesia (22–26 Juli), yang menjadi kesempatan emas bagi Timnas untuk tampil di depan publik sendiri sekaligus mengincar gelar juara.
Momentum Kebangkitan Voli Indonesia
Pemanggilan skuad ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi bagian dari proyek besar membangun kembali dominasi voli Indonesia di Asia Tenggara.
Dalam beberapa tahun terakhir, persaingan semakin ketat, dan Indonesia dituntut untuk terus berbenah.
Dengan persiapan matang sejak Mei, PBVSI berharap Timnas mampu tampil konsisten dan membawa pulang prestasi.
Dukungan publik juga diharapkan menjadi energi tambahan, terutama saat berlaga di kandang sendiri pada SEA V League.
Pelatnas ini menjadi titik awal. Targetnya jelas: bukan hanya bersaing, tetapi menang dan mengembalikan kejayaan voli Indonesia di panggung internasional.