Tottenham tak menyerah begitu saja. Tim asuhan Roberto De Zerbi mencoba bangkit lewat sejumlah pergantian pemain.
BACA JUGA:Jadwal Moto3 Catalunya: Misi Besar Veda Ega Pratama Kejar Podium.
BACA JUGA:Hasil Drawing Piala Asia 2027: Indonesia Masuk Grup F Piala Asia.
Hasilnya datang pada menit ke-74 ketika Richarlison berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 setelah memanfaatkan bola di tiang jauh. Gol itu sempat membangkitkan harapan Spurs untuk mencuri satu poin.
Menit-menit akhir pertandingan berlangsung menegangkan. Tottenham terus menekan demi mencari gol penyeimbang, tetapi Chelsea bertahan dengan disiplin.
Jorrel Hato bahkan melakukan blok krusial untuk menggagalkan peluang emas Spurs di penghujung laga. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-1 untuk kemenangan Chelsea tetap bertahan.
Hasil ini membuat Chelsea tetap menjaga peluang tampil di zona Eropa musim depan.
The Blues kini masih bersaing ketat di papan tengah dan wajib memenangkan laga terakhir untuk menjaga harapan lolos ke kompetisi Eropa.
Di sisi lain, Tottenham justru harus menjalani laga hidup-mati pada pekan terakhir Premier League.
Spurs masih berada di atas zona merah, tetapi ancaman degradasi belum sepenuhnya hilang sehingga mereka setidaknya membutuhkan hasil positif saat menghadapi Everton untuk memastikan keselamatan.
Bagi Chelsea, kemenangan ini bukan sekadar tiga poin, tetapi juga momentum kebangkitan setelah hasil buruk dalam beberapa pekan terakhir.
Sementara bagi Tottenham, kekalahan di Stamford Bridge menjadi pukulan telak yang membuat nasib mereka kini bergantung pada laga pamungkas musim ini.
Derby London kali ini benar-benar menghadirkan drama: Chelsea menjaga mimpi ke Eropa, Spurs berjudi demi bertahan di Premier League.