Selain menjadi penghubung antara Desa Pangkul dan Kelurahan Karang Jaya, jembatan itu juga diproyeksikan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan sekitar.
BACA JUGA:Nekat Gasak OPPO A16 Milik Buruh Harian, Warga Prabumulih Selatan Terancam Lebaran Haji di Penjara
BACA JUGA:Cuaca Panas Ekstrem di Prabumulih Bikin Warga Resah, Dinkes Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
“Banyak kebun masyarakat di wilayah tersebut dan pengguna jembatan diperkirakan mencapai sekitar 500 warga setiap harinya,” jelasnya.
Angka tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap akses penghubung yang layak dan representatif.
Tidak hanya petani dan pekebun, masyarakat umum yang melakukan aktivitas harian juga dipastikan akan merasakan manfaat langsung dari pembangunan jembatan tersebut.
Selama ini, warga harus menghadapi kondisi akses yang cukup sulit, terutama ketika debit air meningkat dan jalur penyeberangan menjadi licin serta rawan dilalui.
Situasi tersebut tentu berdampak pada produktivitas masyarakat karena distribusi hasil perkebunan menjadi terhambat.
Dengan hadirnya Jembatan Garuda, masyarakat diharapkan dapat melakukan aktivitas dengan lebih cepat dan aman.
Pemerintah Desa Pangkul optimistis pembangunan jembatan ini akan menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Cambai.
Infrastruktur yang memadai diyakini mampu membuka peluang ekonomi baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, akses transportasi yang lebih baik juga akan mempermudah distribusi hasil perkebunan warga menuju pasar maupun pusat penjualan lainnya.
Hal ini tentunya berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat karena proses pengangkutan hasil panen menjadi lebih efektif dan efisien.
Jakaria Yadi menambahkan, usulan pembangunan Jembatan Garuda sebenarnya sudah lama menjadi harapan masyarakat Desa Pangkul dan sekitarnya.
Karena itu, pemerintah desa berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk TNI AD, dapat mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur tersebut.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur bukan hanya soal membangun fisik semata, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan desa.