Karakter mesin ini terkenal halus, memiliki torsi besar sejak putaran bawah, dan sangat cocok digunakan untuk perjalanan jarak jauh maupun touring lintas kota.
Berbeda dengan Bullet generasi sebelumnya yang identik dengan mesin satu silinder bergetar khas, Bullet 650 menawarkan pengalaman berkendara yang jauh lebih nyaman tanpa menghilangkan aura klasik yang menjadi identitasnya.
Sasis Kokoh dan Siap Diajak Touring
Royal Enfield juga membekali Bullet 650 dengan komponen yang mendukung karakter touring.
Di bagian depan terdapat suspensi teleskopik Showa, sementara bagian belakang menggunakan suspensi ganda yang dirancang untuk memberikan kenyamanan saat melintasi berbagai kondisi jalan.
Motor ini menggunakan kombinasi roda:
Velg depan 19 inci
Velg belakang 18 inci
Konfigurasi tersebut membuat tampilan motor terlihat besar dan proporsional, sekaligus memberikan stabilitas saat melaju pada kecepatan tinggi.
Salah satu angka yang cukup mencuri perhatian adalah bobotnya yang mencapai sekitar 243 kilogram.
Meski tergolong berat, bobot besar tersebut justru menjadi nilai tambah bagi penggemar motor klasik karena memberikan rasa kokoh, stabil, dan mantap saat digunakan untuk perjalanan jauh.
Mengapa Mesin 650 cc Cocok untuk Bullet?
Kehadiran mesin dua silinder pada Bullet memunculkan berbagai diskusi di kalangan pecinta otomotif.
Banyak yang mempertanyakan apakah platform 650 cc lebih cocok digunakan pada Bullet atau model Classic 650 yang juga diprediksi akan hadir dalam waktu dekat.
Secara historis, Bullet dikenal sebagai motor pekerja keras dan kendaraan touring yang tangguh.
Sejak pertama kali diperkenalkan pada dekade 1930-an, Bullet selalu identik dengan ketahanan, kesederhanaan, dan kemampuan menempuh perjalanan jarak jauh.