Ia menilai bahwa koordinasi yang baik antar-OPD merupakan kunci utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan maupun pelayanan publik.
BACA JUGA:Tekab Polres Prabumulih Ungkap Kasus Pengeroyokan di Sungai Medang, Satu Pelaku Diamankan
Karena itu, setiap perangkat daerah diminta untuk saling berkomunikasi, berbagi informasi, dan bekerja secara terpadu.
"Jangan bekerja sendiri-sendiri. Semua OPD harus saling mendukung dan berkoordinasi. Ketika ada masalah di lapangan, segera duduk bersama mencari solusi. Pemerintah harus mampu bergerak cepat demi kepentingan masyarakat," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Cak Arlan juga memberikan tenggat waktu selama satu minggu kepada seluruh kepala OPD dan jajaran untuk menindaklanjuti berbagai instruksi yang telah disampaikan dalam rapat bulanan tersebut.
Tenggat waktu itu diberikan sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam memastikan seluruh program prioritas berjalan sesuai target dan tidak mengalami keterlambatan.
Ia meminta setiap OPD segera menyusun langkah konkret serta melaporkan progres pelaksanaannya dalam waktu yang telah ditentukan.
Menurut H Arlan, evaluasi akan dilakukan terhadap seluruh perangkat daerah berdasarkan kinerja dan capaian program yang telah ditetapkan.
Ia tidak ingin ada pejabat yang hanya menikmati jabatan tanpa menunjukkan hasil kerja yang nyata.
"Jika tidak mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diberikan, lebih baik mengundurkan diri.
Jabatan itu adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, bukan sekadar status atau kebanggaan semata," tegasnya.
Pernyataan tersebut mendapat perhatian serius dari para peserta rapat. Sebab, pesan yang disampaikan menunjukkan komitmen kuat Wali Kota Prabumulih dalam mendorong terciptanya birokrasi yang profesional, disiplin, dan berorientasi pada hasil.
Suami Hj Linda Apriana itu menekankan bahwa setiap kepala OPD harus memiliki komitmen tinggi dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Selain itu, integritas dan semangat kerja juga menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah.
Menurutnya, visi pembangunan Kota Prabumulih yang telah dicanangkan tidak akan dapat tercapai apabila seluruh perangkat daerah tidak memiliki kesamaan tujuan dan semangat untuk bekerja melayani masyarakat.