Amankan Hak Pemilih Pemula, Disdukcapil Jemput Bol

Jumat 05-06-2026,19:40 WIB
Reporter : Febi
Editor : Bambang

"Ini adalah langkah mitigasi yang sangat berdampak. Dengan terekamnya biometrik para siswa MAN 1 Muara Enim ini, kita sedang menyelamatkan hak konstitusional mereka.

BACA JUGA:Sempat Dua Kali Didatangi Korban Dalam Mimpi Pelaku Mengaku Menyesal

BACA JUGA:Jaga Kesehatan Lansia, Mandiri dan Berdaya

Mereka tidak hanya resmi diakui sebagai warga negara secara hukum, tetapi juga siap menyukseskan pemilu dengan partisipasi aktif mereka," tambah Risman.

Sementara itu, Kepala MAN 1 Muara Enim Iin Parlina, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif luar biasa dari Disdukcapil. 

Menurutnya, kehadiran layanan ini sangat membantu pihak sekolah dan orang tua murid. "Kami sangat berterima kasih. Layanan ini sangat efisien dan humanis.

Anak-anak kami tidak perlu izin keluar sekolah, tidak perlu mengantre seharian di kantor dinas, dan prosesnya hanya memakan waktu beberapa menit per siswa.

Ini memberikan dampak psikologis yang positif bagi siswa, bahwa mengurus dokumen negara itu ternyata mudah dan cepat," ungkap Iin.

Kebahagiaan juga dirasakan oleh salah seorang siswa kelas XI yang sudah berumur 17 tahun. Ia tidak bisa menyembunyikan rasa gembiranya setelah menerima fisik KTP-el pertamanya. 

"Senang sekali, tidak menyangka punya KTP pertama prosesnya semudah ini dan langsung di sekolah sendiri.

Sekarang saya sudah punya identitas resmi untuk buka rekening bank, daftar kuliah nanti, dan yang pasti nanti sudah bisa ikut mencoblos (pemilu),"ujarnya penuh semangat.

Aksi jemput bola di MAN 1 Muara Enim ini berhasil merekam data biometrik seluruh siswa yang telah memenuhi syarat usia dalam waktu satu hari.

Disdukcapil Muara Enim menegaskan bahwa program ini berkomitmen untuk menyisir seluruh madrasah dan sekolah menengah atas di wilayah tersebut guna memastikan target zero pemilih pemula yang belum rekam KTP-el dapat tercapai tahun ini.

Melalui sinergi antara Disdukcapil dan institusi pendidikan MAN 1 Muara Enim ini, pemerintah daerah membuktikan bahwa pelayanan publik masa kini telah bertransformasi, tidak lagi menunggu di balik meja, melainkan bergerak aktif menjemput masa depan bangsa.(ozi)

Kategori :