Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, Herman Deru juga menekankan pentingnya percepatan transformasi digital di lingkungan Bank Sumsel Babel.
Ia menilai perilaku masyarakat dalam bertransaksi telah berubah signifikan dari layanan konvensional menuju layanan berbasis digital.
Karena itu, penguatan layanan teknologi informasi (IT), mobile banking, internet banking, serta berbagai layanan transaksi non-tunai harus menjadi prioritas utama perusahaan.
“Perkuat layanan IT. Masyarakat semakin banyak menggunakan transaksi non-tunai.
Bank Sumsel Babel harus mampu menjawab kebutuhan tersebut sehingga menjadi kebanggaan masyarakat Sumsel dan Bangka Belitung,” tandasnya.
Peresmian Direktur Utama Bank Sumsel Babel tersebut ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Peresmian yang dilanjutkan dengan penandatanganan Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen dalam menjalankan tata kelola perusahaan yang transparan, profesional, dan akuntabel.
Dengan kepemimpinan baru, Bank Sumsel Babel diharapkan mampu memperkuat posisinya sebagai bank daerah yang modern, terpercaya, inovatif, serta menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi di Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung.