Sementara itu, Pengawas SPBU Talang Jawa 24.313.43, Andika Rio Prambudi, menjelaskan bahwa harga Pertamax mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp12.600 menjadi Rp16.650 per liter atau naik sebesar Rp4.050 per liter.
BACA JUGA:IRT Ditemukan Tewas di Indekos, Hidung dan Mulut Mengeluarkan Darah
BACA JUGA:Pasca OTT KPK, Aktivitas Pemkab Muara Enim Tetap Berjalan Normal
Meski demikian, menurut Andika, hingga saat ini aktivitas pembelian BBM di SPBU masih berjalan normal dan belum terjadi lonjakan antrean yang signifikan.
"Sejauh ini antrean pembelian BBM masih normal dan stabil. Bahkan minat masyarakat untuk membeli Pertamax masih cukup tinggi," ujarnya.
Ia memperkirakan dampak perubahan harga terhadap pola konsumsi masyarakat, seperti peralihan pengguna Pertamax ke Pertalite, baru akan terlihat dalam dua hingga tiga hari ke depan.
"Kalau ada lonjakan antrean akibat peralihan konsumen ke Pertalite, kemungkinan baru terlihat dalam dua sampai tiga hari ke depan," katanya.
Andika juga memastikan pasokan BBM di SPBU masih dalam kondisi aman. Untuk Pertalite, rata-rata penyaluran mencapai 16 hingga 18 kiloliter per hari, sedangkan Pertamax berkisar antara 5 hingga 8 kiloliter per hari.
Terpisah, dampak kenaikan harga Pertamax sejauh ini belum berpengaruh signifikan terhadap harga bahan pangan di Pasar Inpres Muara Enim.
Kepala UPTD Pasar Inpres Muara Enim Firmansyah, mengatakan harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok masih relatif stabil. "Sampai hari ini kenaikan harga BBM belum berpengaruh terhadap harga bahan pangan," ujarnya.
Ia menyebutkan harga telur ayam saat ini berkisar Rp25.000 hingga Rp26.000 per kilogram, ayam potong Rp35.000 hingga Rp36.000 per kilogram, sedangkan bawang merah berada pada kisaran Rp48.000 hingga Rp55.000 per kilogram.
Meski demikian, Firmansyah tidak menutup kemungkinan adanya penyesuaian harga dalam beberapa hari mendatang seiring dampak kenaikan biaya transportasi dan distribusi.
"Tapi kita belum tahu, bisa saja ada kenaikan harga bahan pangan dalam dua sampai tiga hari ke depan," pungkasnya.(ozi)