- Daging merah seperti sapi, kambing dan babi
BACA JUGA:Jangan Anggap Sepele! Kenali Penyebab Stres dan Cara Efektif Mengatasinya
- Jeroan seperti hati, ginjal, usus dan ampela
- Makanan laut seperti udang, kerang, sarden dan tuna
Semakin sering dikonsumsi, semakin besar risiko penumpukan asam urat dalam tubuh.
2. Sering Mengonsumsi Minuman Tinggi Gula
Minuman manis yang mengandung fruktosa tinggi dapat memicu peningkatan produksi asam urat.
Minuman bersoda, minuman kemasan dan minuman berpemanis lainnya sebaiknya dibatasi karena dapat membuat kadar asam urat meningkat dengan cepat.
3. Konsumsi Alkohol Berlebihan
Bir, wine, rum, gin, hingga vodka mengandung senyawa yang dapat meningkatkan kadar asam urat.
Selain itu, alkohol membuat ginjal lebih fokus membuang alkohol daripada asam urat, sehingga asam urat lebih mudah menumpuk dalam darah.
4. Kelebihan Berat Badan atau Obesitas
Orang yang mengalami obesitas cenderung memiliki produksi asam urat lebih tinggi. Selain itu, kadar insulin yang meningkat pada penderita obesitas dapat mengurangi kemampuan ginjal dalam membuang asam urat.
5. Gangguan Fungsi Ginjal
Ginjal memiliki peran penting dalam membuang asam urat. Jika fungsi ginjal menurun akibat penyakit tertentu, asam urat akan lebih mudah menumpuk dan membentuk kristal di persendian.