Ahmad Azhar menegaskan, Dispusip OKU menargetkan seluruh perpustakaan sekolah yang belum memiliki NPP dapat terdaftar pada tahun 2026.
BACA JUGA:Jalur Lintas Sumatera Jadi Target Pengawasan, Polda Sumsel Gagalkan Pengiriman Sabu dan Ganja
BACA JUGA:Sekda OKU Tekankan Disiplin ASN serta Mendukung Program 'Sayangi OKU'
“Target kami sekitar 200 perpustakaan sekolah yang belum memiliki NPP bisa seluruhnya terdaftar dan memiliki Nomor Pokok Perpustakaan tahun ini,” tegasnya.
Melalui program pembinaan tersebut, Dispusip OKU berharap kualitas pengelolaan perpustakaan sekolah semakin baik sehingga mampu mendukung peningkatan budaya baca dan literasi di kalangan pelajar di Kabupaten OKU. (len)