LUBUKLINGGAU, PALPOS.CO - Warga Kota Lubuklinggau digemparkan dengan peristiwa kecelakaan maut di jalur rel kereta api yang merenggut nyawa seorang perempuan lanjut usia, Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 10.15 WIB.
Korban diketahui bernama Tuti Yati (73), warga Jalan Patimura, RT 01, Kelurahan Mesat Jaya, Kecamatan Lubuklinggau Timur II.
Ia meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api Bukit Serelo rute Lubuklinggau–Kertapati di kawasan Jembatan Layang Kereta Api, Kelurahan Mesat Seni, Kecamatan Lubuklinggau Timur II.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, sebelum kejadian korban sedang melintas di atas jembatan rel kereta api.
BACA JUGA:Distribusi Air PDAM Mandek, Warga Cereme Taba Menjerit Kesulitan Penuhi Kebutuhan Sehari-hari
Saat kereta mulai mendekat, korban diduga panik dan berusaha menyelamatkan diri dengan berupaya lari untuk bisa keluar dari jalur rel.
Namun karena faktor usia yang sudah lanjut, korban diduga kehilangan keseimbangan hingga terjatuh di tengah rel dan tidak sempat bangkit saat kereta semakin mendekat dan melintas dilokasi itu.
"Korban sempat berupaya lari, tetapi terjatuh," ujar Idil, seorang warga yang berada di sekitar lokasi kejadian saat insiden kecelakaan itu berlangsung.
Menurut saksi, masinis Kereta Api Bukit Serelo yang saat itu masih melaju dengan kecepatan relatif rendah sempat menghentikan laju kereta setelah mengetahui adanya insiden tersebut.
BACA JUGA:Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Lubuklinggau Timur Gelar Lomba Gaplek Bersama Warga
BACA JUGA:Dua Kapolres Pimpin Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Bukit Sulap
Korban ditemukan dalam kondisi tertelungkup di tengah rel dan dibawa kereta. Warga yang berada di lokasi kemudian berusaha memanggil korban. Namun korban sudah tidak memberikan respons dan diduga telah meninggal dunia.
Meski berada dibawa kereta, kondisi tubuh korban masih utuh karena tidak terlindas roda kereta. "Badannya masih utuh karena tidak terlindas.
Korban berada di bawah kereta dan mengalami luka lecet yang diduga akibat terjatuh," jelas Idil.