MUARA ENIM, PALPOS.CO - Pemerintah Kabupaten Muara Enim menggelar program pelatihan bagi 100 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Hotel Griya Sintesa Muara Enim.
Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan nyata dalam menciptakan lapangan pekerjaan baru di wilayah tersebut.
Agenda bertajuk Pelatihan Kewirausahaan bagi Usaha Mikro Kecil Kabupaten Muara Enim Tahun 2026 ini dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Ulil Amri, yang hadir mewakili Bupati Muara Enim.
Ulil Amri memaparkan bahwa kemajuan ekonomi suatu daerah tidak semata-mata diukur dari nominal investasi atau banyaknya proyek fisik yang berjalan.
BACA JUGA:Sayur Bawak Gulai Pikat Pengunjung Anjungan Muara Enim
BACA JUGA:Sambut 10 Muharram, Warga Karang Raja Lestarikan Tradisi Melemang
Menurutnya, fondasi ekonomi yang kuat justru lahir dari kemandirian masyarakat dalam melihat peluang dan mengelola usaha secara berkelanjutan.
"Usaha mikro adalah tulang punggung ekonomi kita. Sektor ini sudah teruji tangguh dalam menghadapi berbagai situasi, termasuk saat kondisi ekonomi sedang lesu.
Selain itu, UMKM menjadi penyerap tenaga kerja terbesar yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat," jelas Ulil, Jumat 26 Juni 2026.
Oleh sebab itu, Pemkab Muara Enim menegaskan komitmennya untuk terus menyokong sektor ini melalui rogram pembinaan dan pelatihan terpadu, pendampingan usaha dan kemudahan izin dan fasilitasi akses pembiayaan serta perluasan jangkauan pasar.
BACA JUGA:Sumarni Dukung Perjuangan 50 Kafilah Daerah
BACA JUGA:Yamaha vs Honda, IRT Tewas Dilokasi Kejadian
Ulil menambahkan bahwa pelatihan ini bukan sekadar acara formalitas tahunan, melainkan investasi jangka panjang untuk mencetak wirausahawan yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing tinggi di era modern.
Menghadapi perubahan lanskap bisnis yang dinamis akibat digitalisasi dan pergeseran perilaku konsumen, pelaku usaha dituntut untuk adaptif.
Keberhasilan usaha saat ini tidak lagi hanya bergantung pada lokasi strategis, melainkan pada kemampuan memanfaatkan teknologi, digital marketing, inovasi produk, layanan prima, serta jaringan bisnis.