"Harapan kami sederhana, OKU menjadi daerah yang lebih bersih, nyaman, dan masyarakat juga memperoleh manfaat ekonomi dari pengelolaan sampah ini," katanya.
BACA JUGA:Mobil Samling Samsat Jemput Bola Hingga Pelosok, Permudah Warga Bayar Pajak Kendaraan
BACA JUGA:Setelah Empat Bulan Buron, Pelaku Pencurian Sawit Menyerahkan Diri
Sementara itu, perwakilan PT Asiana, Ferdinan, menyatakan pihaknya siap melakukan investasi Murni dalam pembangunan fasilitas RDF di Kabupaten OKU.
Saat ini, pihaknya tinggal menunggu proses penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai dasar pelaksanaan kerja sama.
Menurut Ferdinan, PT Asiana telah memiliki pengalaman membangun dan mengelola fasilitas RDF di berbagai daerah di Indonesia sehingga optimistis proyek di OKU dapat segera direalisasikan.
"Kami siap melakukan investasi murni. Tinggal menunggu proses MoU agar kerja sama ini dapat segera berjalan," ujarnya.
Di sisi lain, Direktur Utama PT Semen Baturaja, Suherman Yahya, menyambut baik rencana tersebut.
Ia mengatakan keberadaan RDF sangat dibutuhkan industri semen sebagai sumber energi alternatif untuk mendukung transisi menuju penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan.
"Ini merupakan hal yang sudah lama kami nantikan. Harapan kami ini bukan sekedar wacana tapi nyata. PT Semen Baturaja tetap berkomitmen mendukung realisasi pembangunan RDF di Kabupaten OKU," tegas Suherman. (len)