Penderita rheumatoid arthritis atau radang sendi autoimun juga berpotensi memperoleh manfaat dari sirih merah.
BACA JUGA:Ekstasi Berlogo LV dan Minion Beredar di Lubuklinggau, Polisi Ringkus Terduga Pengedar
BACA JUGA:SPBU di Lubuklinggau Buka Suara Soal Video Viral, Tegaskan Pertalite Memang Sudah Habis
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun sirih merah memiliki aktivitas antiinflamasi berkat kandungan flavonoid dan fenol di dalamnya.
Senyawa tersebut membantu menekan proses peradangan yang menjadi penyebab nyeri, bengkak dan kaku pada persendian.
Walaupun hasil penelitian cukup menjanjikan, penggunaan sirih merah masih memerlukan penelitian klinis lebih lanjut sehingga belum dapat dijadikan terapi utama rheumatoid arthritis.
3. Membantu Mempercepat Penyembuhan Luka
Salah satu manfaat sirih merah yang paling dikenal adalah membantu mempercepat penyembuhan luka.
Kandungan saponin di dalam daun sirih merah memiliki sifat antiseptik yang dapat membantu menjaga luka tetap bersih sehingga risiko infeksi menjadi lebih rendah.
Selain itu, kandungan tanin berperan dalam merangsang pembentukan kolagen, yaitu protein penting yang membantu memperbaiki jaringan kulit yang rusak.
Kolagen juga membantu tepi luka menyatu lebih cepat sehingga proses penyembuhan berlangsung lebih optimal.
4. Melawan Radikal Bebas Penyebab Penyakit Kronis
Paparan polusi, asap rokok, stres, hingga pola makan yang kurang sehat dapat meningkatkan jumlah radikal bebas dalam tubuh.
Jika jumlahnya berlebihan, radikal bebas dapat merusak sel dan meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis.
Sirih merah mengandung antioksidan alami berupa flavonoid, tanin, polifenol, dan alkaloid yang membantu menangkal radikal bebas.
Dengan perlindungan antioksidan tersebut, tubuh berpotensi terhindar dari berbagai penyakit degeneratif seperti aterosklerosis, penyakit jantung, hingga gangguan neurodegeneratif.