"Kalau jumlah Inorga di Indonesia sekitar 90-an, di Sumsel sudah ada 75 Inorga. Sedangkan yang akan dipertandingkan di Muara Enim sebanyak 49 Inorga. Makanya harus segera dikebut sebab Muara Enim sebagai tuan rumah," ujarnya.
BACA JUGA:Integrasikan Perhutanan Sosial dan Sektor Unggulan
BACA JUGA:Sabu 25,38 Gram Disembunyikan Dalam Filter Udara
Lanjut Samantha, saat ini, Muara Enim mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah yang tentu bukan sekedar kehormatan tetapi juga tanggung jawab besar bukan hanya ajang kompetisi olahraga masyarakat melainkan momentum untuk memperkenalkan potensi daerah pergerakan ekonomi dalam memperkuat sektor pariwisata serta menunjukkan kemampuan Kabupaten Muara Enim dalam menyelenggarakan event olahraga masyarakat berskala Provinsi.
Sementara itu, Plt Bupati Muara Enim Sumarni, bahwa hari ini telah dilakukan rangkaian kegiatan launching untuk logo, maskot Sibara bersama tema song. Dan saat ini, juga telah melantik ke pengurusan KORMI Kabupaten Muara Enim.
"Alhamdulillah dari 17 kabupaten/kota, KORMI Muara Enim dilantik yang ke-12 masih tersisa 5 kabupaten/kota lagi.
Mudah-mudahan kepengurusan baru mempunyai semangat tinggi dan menjadi motivasi bagi seluruh pengurusan karena dengan ditunjuknya Kabupaten Muara Enim sebagai tuan rumah," jelas Sumarni.
Kemudian, Sumarni menegaskan bahwa kegiatan Forprov KORMI II Sumsel ini, bukan hanya menjadi tanggung jawab pengurus KORMI dan Kepala Dinas Olahraga, namun akan menjadi tanggung jawab semua sebagai tuan rumah.
Pemerintah Kabupaten Muara Enim berharap seluruh elemen, OPD, masyarakat dan perusahaan bisa bersinergi serta berkolaborasi untuk melaksanakan dan mensukseskan even tingkat provinsi ini dengan sebaik mungkin demi membawa harum nama baik Kabupaten Muara Enim.
"Bayangkan sekitar lima ribu orang akan datang ke Muara Enim dan event tersebut. Kita ingin dampak multi player effect sangat besar bagi perekonomian masyarakat mulai dari UMKM, Hotel, Losmen, Penginapan, Home Stay, pariwisata, kuliner dan sebagainya," harap Sumarni.(ozi)