Wagub Cik Ujang Luncurkan Ekosistem GSMP-MBG.

Jumat 31-07-2026,11:01 WIB
Reporter : Enchep H
Editor : Bambang

Sistem ini menjalin kerja sama antara petani, nelayan, pelaku UMKM, koperasi, lembaga pendidikan, dunia usaha, perbankan, hingga pemerintah.

BACA JUGA:Kanwil Kemenkum Sumsel Ajak Musisi Lindungi Karya Lewat Pencatatan Hak Cipta, Tarif Mulai 1 Agustus Gratis

BACA JUGA:Kemenkum Sumsel dan Komisi XIII DPR RI Serap Aspirasi Pelaku UMKM Lewat Forum Komunikasi Publik

Tujuannya tercipta rantai pasok yang lebih efisien dan menjamin ketersediaan bahan pangan lokal secara berkelanjutan guna mendukung Program Makan Bergizi Gratis.

Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan, Bambang Pramono, menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut.

Ia mencatat pertumbuhan ekonomi Sumsel triwulan I 2026 mencapai 5,34 persen dengan inflasi hingga Juni 2026 sebesar 2,89 persen.

Meski demikian, potensi fenomena El Niño pada Agustus–September 2026 patut diantisipasi agar tidak mengganggu hasil panen dan pasokan pangan.

"Kita terus memperkuat strategi 4K: Ketersediaan Pasokan, Keterjangkauan Harga, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif," ujar Bambang.

Sinergi ini diyakini mampu menjaga stabilitas ekonomi sekaligus menjadikan Sumatera Selatan sebagai salah satu model nasional pembangunan sistem pangan berbasis potensi lokal.

Kategori :