Selain mempertahankan resep tradisional, banyak pelaku usaha kini mulai menghadirkan inovasi menu. Beberapa di antaranya menggunakan bahan baku ikan tuna, udang, hingga ayam sebagai alternatif ikan tenggiri.
BACA JUGA:Model Telur Jadi Inovasi Pembelajaran dan Inspirasi Pengembangan Produk Kreatif
BACA JUGA:Mie Celor, Kuliner Khas Palembang yang Terus Memikat Pecinta Kuliner Nusantara
Ada pula yang menawarkan batagor isi keju, siomay dengan tambahan cabai, hingga saus kacang dengan tingkat kepedasan yang dapat dipilih sesuai selera pelanggan.
Inovasi tersebut dilakukan untuk menjangkau konsumen yang lebih luas, terutama generasi muda yang gemar mencoba menu baru.
Meski demikian, banyak penikmat kuliner tetap menganggap bahwa resep klasik dengan saus kacang tradisional masih menjadi favorit karena menghadirkan cita rasa autentik.
Popularitas siomay dan batagor juga didukung oleh perkembangan layanan pesan antar makanan secara daring. Kini masyarakat dapat menikmati hidangan tersebut tanpa harus datang langsung ke lokasi penjual.
Kehadiran platform digital membuka peluang bagi pelaku usaha kecil untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan.
Di sisi lain, para pelaku usaha menghadapi tantangan berupa kenaikan harga sejumlah bahan baku, seperti ikan, minyak goreng, dan kacang tanah.
Kondisi tersebut mendorong sebagian pedagang melakukan penyesuaian harga secara bertahap. Meski demikian, banyak pedagang berusaha mempertahankan kualitas produk agar pelanggan tetap merasa puas.
Pengamat kuliner menilai siomay dan batagor memiliki daya tarik yang kuat karena mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan identitas aslinya.
Selain rasanya yang khas, makanan ini juga dianggap cukup mengenyangkan karena biasanya disajikan bersama kentang, tahu, kol, pare, telur rebus, dan lontong.
Keunikan lain dari siomay dan batagor adalah perpaduan berbagai tekstur dalam satu sajian.
Siomay menawarkan kelembutan adonan ikan yang dikukus, sementara batagor menghadirkan sensasi renyah dari kulit pangsit dan tahu goreng.
Semua bahan tersebut kemudian dipadukan dengan saus kacang, kecap manis, sambal, dan perasan jeruk limau yang memberikan keseimbangan rasa gurih, manis, pedas, dan segar.
Popularitas kedua makanan ini bahkan telah dikenal hingga mancanegara. Banyak wisatawan asing yang mencicipi siomay dan batagor saat berkunjung ke Indonesia.