PALEMBANG, PALPOS.CO – Astra Motor Sumsel kembali mengingatkan para pengendara agar tidak mengabaikan waktu istirahat saat menempuh perjalanan jauh.
Pengendara disarankan berhenti setiap 1–2 jam untuk memulihkan kondisi tubuh, meregangkan otot, serta mengembalikan konsentrasi guna mengurangi risiko microsleep saat berkendara.
Microsleep merupakan kondisi ketika seseorang tertidur dalam waktu yang sangat singkat tanpa disadari.
Meski hanya berlangsung beberapa detik, kondisi ini dapat menyebabkan pengendara kehilangan fokus dan kendali atas kendaraan sehingga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
BACA JUGA:Astra Honda Siap Lanjutkan Performa Positif di ARRC Mandalika 2026
BACA JUGA:Pastikan Tekanan Ban Motor Sesuai Standar, Kunci Berkendara Aman di Tengah Suhu Jalan yang Panas
Melalui kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman, Astra Motor Sumsel mengajak masyarakat untuk menjadikan waktu istirahat sebagai bagian dari budaya berkendara yang aman.
Berhenti sejenak di area istirahat atau tempat yang aman dinilai lebih bijak dibanding memaksakan diri melanjutkan perjalanan dalam kondisi lelah.
Selain beristirahat secara berkala, pengendara juga diimbau untuk memastikan kondisi tubuh tetap prima dengan memenuhi kebutuhan cairan, mengonsumsi makanan secukupnya, serta tidur yang cukup sebelum melakukan perjalanan.
Pemeriksaan kondisi kendaraan, seperti rem, ban, lampu, dan bahan bakar, juga penting dilakukan sebelum berangkat.
BACA JUGA:ZXMOTO 500RR 2026 Jadi Penantang Baru Motor 500cc, Mesin 4 Silinder Tenaga 84 HP.
Keselamatan di jalan tidak hanya ditentukan oleh kondisi kendaraan, tetapi juga kesiapan fisik dan mental pengendaranya.
Karena itu, mengenali tanda-tanda kelelahan seperti mata terasa berat, sering menguap, sulit berkonsentrasi, atau refleks yang mulai melambat menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan.
Astra Motor Sumsel berharap masyarakat semakin sadar bahwa meluangkan waktu beberapa menit untuk beristirahat dapat memberikan dampak besar terhadap keselamatan selama perjalanan.