Pembalap tim Liqui Moly Dynavolt Intact GP itu langsung mengambil alih pimpinan sejak awal dan tak tergoyahkan hingga garis finis, meraih kemenangan penuh di Silverstone.
BACA JUGA:Pebalap Binaan Astra Honda Cetak Sejarah Terkencang di Estoril 17 Jun 2026 Promo
BACA JUGA:Hasil kualifikasi Q2 Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Start P9, Tapi Kena Hukuman!
Posisi kedua ditempati Alvaro Carpe, sedangkan Valentin Perrone menyusul di posisi ketiga.
Sementara itu, nasib kurang beruntung menimpa pembalap Malaysia, Hakim Danish.
Memulai balapan dari posisi ke-9, ia sempat tampil kompetitif sebelum mengalami kecelakaan pada putaran ke-6 dan terpaksa berhenti — tercatat sebagai DNF (tidak menyelesaikan balapan).
Hasil itu membuat Hakim turun satu peringkat ke posisi ke-8 klasemen, semakin menegaskan betapa ketatnya persaingan di papan tengah klasemen Moto3 musim ini.
Rekan setim Veda, Kiattisak Singhapong dari Thailand, juga tampil solid pada debutnya bersama Honda Team Asia dengan finis di posisi ke-15 dan membawa pulang 1 poin berharga.
Balapan di Silverstone menjadi bukti bahwa Veda Ega Pratama adalah pembalap yang tak mudah menyerah. Meski memulai dari barisan belakang, ia mampu bangkit dan meraih hasil positif.
Semangat juang inilah yang terus diharapkan dibawa Veda ke seri-seri berikutnya, demi meraih hasil lebih tinggi dan mengukuhkan namanya di jajaran pembalap terbaik Moto3 dunia.