Selain korban meninggal dunia, sejumlah penumpang Toyota Calya juga mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
BACA JUGA:Kasus Penipuan Rp620 Juta di Prabumulih Terungkap, Oknum PNS Jadi Tersangka dan Ditahan
BACA JUGA:Gencarkan Sambang Sat Kamling, Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto Ajak Warga Aktif Jaga Kamtibmas
Muhammad Syamsoe Rizaldi (27), warga Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat, Kota Palembang, mengalami luka robek pada kepala, luka lecet pada lengan kanan, serta memar pada bahu kiri. Korban dalam kondisi sadar dan langsung dibawa ke RSUD Kota Prabumulih.
Kemudian Yuda Pranata (22), warga Desa Sawah, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, mengalami luka robek pada bagian mata kiri, luka lecet pada leher, serta luka lecet disertai pendarahan aktif pada wajah.
Yuda juga dalam kondisi sadar ketika dievakuasi dan selanjutnya mendapatkan perawatan medis.
Penumpang lainnya, Mutiara Sari (20), warga Jalan Aiptu Wahab, Kelurahan Tuankentang, Kecamatan Jakabaring, Kota Palembang, mengalami luka robek pada bagian dagu dan memar pada paha. Mutiara dalam kondisi sadar dan turut dibawa ke RSUD Kota Prabumulih.
Kecelakaan tersebut juga melibatkan seorang anak berusia sekitar dua tahun berinisial FN. Anak tersebut tercatat beralamat di wilayah Kertapati 15 Ulu, Kota Palembang.
Saat berada di lokasi kejadian, FN sempat mengalami muntah darah. Meski demikian, korban masih dalam kondisi sadar dan kemudian dievakuasi ke RSUD Kota Prabumulih untuk menjalani pemeriksaan serta mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto SIK MH MTr Mil melalui Kasat Lantas Polres Prabumulih AKP Hj Marlina SH MSi mengatakan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara dan keterangan sejumlah saksi, kecelakaan bermula saat truk tangki Mitsubishi Fuso Canter yang dikemudikan Muhammad Afrizal melaju dari arah Palembang menuju Muara Enim.
Pada saat yang sama, dari arah berlawanan melaju Toyota Calya yang dikemudikan Candra Utama dari arah Muara Enim menuju Palembang.
Kedua kendaraan tersebut kemudian bertemu di ruas Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Sindur, Kecamatan Cambai. Kondisi jalan yang relatif lurus membuat kedua kendaraan awalnya berada di jalur masing-masing.
Namun, polisi menduga pengemudi truk tangki kurang konsentrasi dan tidak cukup mengantisipasi kondisi di depannya. Kendaraan tersebut kemudian kehilangan kendali dan melebar keluar dari jalur.
Melihat truk tangki yang bergerak ke arahnya, pengemudi Toyota Calya diduga berusaha menghindari tabrakan dengan memutar kemudi ke arah kanan.
Di waktu yang hampir bersamaan, truk tangki juga bergerak ke arah kanan. Kondisi tersebut membuat jarak antara kedua kendaraan semakin dekat.
“Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindarkan. Bagian truk tangki kemudian mengenai bagian depan sebelah kiri Toyota Calya,” jelas AKP Marlina.