Pengguna ponsel pintar dapat mencari aplikasi resmi Cek Bansos pada toko aplikasi yang tersedia di perangkat masing-masing.
Setelah aplikasi terpasang, pengguna dapat mengikuti menu pengecekan yang tersedia dan memasukkan data yang diminta.
Namun, masyarakat perlu berhati-hati ketika mengunduh aplikasi.
Pastikan aplikasi yang digunakan benar-benar berasal dari sumber resmi dan jangan memberikan NIK, kata sandi, PIN rekening, OTP atau data perbankan kepada pihak yang tidak berkepentingan.
Cara Cek Bansos Agustus 2026 Secara Offline
Tidak semua masyarakat memiliki akses internet yang memadai.
Karena itu, pengecekan status bansos juga dapat dilakukan melalui jalur pelayanan pemerintahan di daerah.
Masyarakat dapat mendatangi Dinas Sosial (Dinsos) kabupaten atau kota dengan membawa dokumen identitas, terutama KTP dan Kartu Keluarga (KK).
Petugas dapat membantu melakukan pengecekan serta memberikan informasi mengenai data kesejahteraan sosial sesuai kewenangan dan sistem yang digunakan pemerintah.
Selain Dinsos, masyarakat juga dapat meminta bantuan aparat kelurahan atau desa.
Ketua RT/RW, petugas kesejahteraan sosial maupun perangkat desa/kelurahan dapat menjadi tempat untuk menyampaikan pertanyaan mengenai data penerima bantuan.
Jalur ini juga penting bagi masyarakat yang menemukan adanya ketidaksesuaian antara kondisi sebenarnya dengan data yang tercatat.
Mengapa Status Penerima Bansos Bisa Berubah?
Masyarakat perlu memahami bahwa status penerima bansos tidak selalu bersifat permanen.
Data penerima dapat mengalami perubahan seiring proses pemutakhiran dan verifikasi data sosial ekonomi.
Laman resmi Cek Bansos Kemensos menjelaskan bahwa desil merupakan kelompok kesejahteraan keluarga yang dihitung berdasarkan berbagai kondisi sosial ekonomi, seperti pekerjaan, pendidikan, kondisi rumah, daya listrik dan kepemilikan aset.
Terdapat 10 kelompok desil, mulai dari desil 1 sebagai kelompok dengan tingkat kesejahteraan 10 persen terbawah hingga desil 10 sebagai kelompok dengan tingkat kesejahteraan tertinggi.