PALEMBANG, PALPOS.CO – Ancaman kebakaran hutan, kebun dan lahan (Karhutbunla) masih menjadi perhatian serius di Kabupaten Musi Banyuasin.
Pemerintah Kabupaten Muba pun terus memperkuat kesiapsiagaan, mulai dari Posko Induk Siaga Karhutla hingga pembentukan pos komando di kecamatan-kecamatan rawan.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Sumatera Selatan yang digelar di Griya Agung Palembang, Senin (31/8/2026).
Dalam rapat tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Drs Syafaruddin MSi didampingi Kepala BPBD Muba Marko Susanto SSTP MSi hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Muba.
BACA JUGA:Lihat Kepulan Asap, Bupati Toha Langsung Hentikan Perjalanan dan Turun ke Lokasi Karhutla
BACA JUGA:Polres Muba Ungkap Kasus Migas Ilegal, 22 Tersangka dan 419.600 Liter Minyak Diamankan
Dalam kesempatan Rapat Koordinasi tersebut dihadiri langsung Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni MA PhD, Kepala BNPB RI Letjen TNI Dr Suharyanto SSos MM, dan Gubernur Sumsel Dr Herman Deru SH MM.
Sekda Muba Drs Syafaruddin MSi mengatakan, Pemkab Muba terus berkomitmen mendukung langkah penanggulangan Karhutla secara terpadu.
Menurutnya, persoalan Karhutla membutuhkan kerja bersama dan respons cepat di lapangan.
“Penanggulangan Karhutla tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Semua pihak harus bergerak dalam satu komando, mulai dari pencegahan, kesiapsiagaan, penanganan di lapangan hingga mitigasi agar dampaknya terhadap masyarakat dapat diminimalkan,” ujarnya.
BACA JUGA:BPBD Muba Berjibaku hingga Dini Hari Padamkan Karhutbunla di Batang Hari Leko
BACA JUGA:Lima Pengangkut Minyak Cong Diamankan Polsek Sekayu, 51.320 Liter BBM Hasil Olahan Disita
Ia menegaskan, Pemkab Muba terus memperkuat koordinasi lintas sektor sebagai bagian dari upaya menjaga wilayah Musi Banyuasin dari ancaman kebakaran hutan dan lahan, khususnya pada daerah-daerah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
Sementara itu, Kepala BPBD Muba Marko Susanto SSTP MSi memaparkan kondisi terkini Karhutla di Kabupaten Musi Banyuasin.
Berdasarkan data yang dipaparkan dalam rapat, saat ini tercatat terdapat 192 lokasi kejadian Karhutla di Kabupaten Musi Banyuasin, dengan luas lahan terbakar mencapai 228 hektare.