Setelah itu, masukkan kode captcha yang tersedia dan pilih menu "Cari Data".
BACA JUGA:Bansos 2026: Uji Ketahanan Sistem Perlinsos Sebelum Diakses 50 Juta Masyarakat Indonesia
BACA JUGA:Bansos 2026: Bantuan Beras Diperpanjang hingga Akhir Tahun, Pemerintah Antisipasi Ancaman El Nino
Sistem kemudian akan menampilkan informasi penerima berdasarkan data yang tersedia.
Informasi yang muncul dapat mencakup nama penerima, status desil, serta status periode bantuan.
Perlu diperhatikan bahwa kanal pengecekan tersebut digunakan untuk melihat informasi sejumlah program bantuan sosial, termasuk PKH, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan.
Karena data bansos dapat mengalami pemutakhiran, masyarakat disarankan melakukan pengecekan kembali secara berkala apabila informasi yang ditampilkan belum sesuai dengan kondisi terbaru.
BACA JUGA:Bansos 2026: Cara Ajukan Perubahan Desil DTSEN Cukup Siapkan KK dan NIK KTP
5 Hal yang Perlu Dicek Jika PKH Belum Cair
Bagi KPM yang belum menerima bantuan hingga pertengahan September 2026, terdapat sejumlah hal yang dapat diperiksa sebelum melakukan pengaduan.
1. Cek Status Kepesertaan
Langkah pertama adalah memastikan apakah nama dan NIK masih tercatat sebagai penerima bansos.
Pengecekan dapat dilakukan melalui laman resmi cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos.
KPM perlu memasukkan NIK sesuai KTP dan mengikuti proses verifikasi yang tersedia.
BACA JUGA:Bansos 2026: Nama Eva Stevany Rataba Masuk Desil 4, Bantah Pernah Terima PKH
BACA JUGA:Bansos 2026: Jadwal Cek Bansos serta Besaran Dana PKH dan BPNT Lengkap
Apabila status penerima masih aktif dan periode bantuan sesuai, KPM dapat menunggu proses penyaluran berikutnya sembari melakukan pengecekan secara berkala.