Walaupun Hujan Mulai Turun, Mitigasi Karhutla Terus Digencarkan

Selasa 29-09-2026,16:35 WIB
Reporter : Febi
Editor : Bambang

MUARA ENIM, PALPOS.CO - Upaya mitigasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus digencarkan jajaran Polres Muara Enim.

Meski hujan mulai turun di sejumlah wilayah, langkah pencegahan tetap dilakukan guna mengantisipasi potensi terjadinya kebakaran lahan.

Personel Unit Pam Obvit Sat Samapta Polres Muara Enim melaksanakan kegiatan imbauan dan edukasi kepada masyarakat di Desa Kepur, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Selasa 29 September 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di kawasan KM 108 Hauling PT Servo Lintas Raya (SLR), Desa Kepur.

BACA JUGA:Dorong Lansia Tetap Sehat dan Aktif

BACA JUGA:Pelaku Pencurian di Minimarket SPBU Dibekuk

Personel menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan maupun kebun dengan cara membakar.

Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra melalui Kasi Humas Polres Muara Enim AKP RTM Situmorang, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan Karhutla melalui pendekatan langsung kepada masyarakat.

"Walaupun hujan mulai turun, upaya mitigasi Karhutla tetap harus digelorakan. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan atau kebun dengan cara membakar karena dapat menimbulkan risiko kebakaran yang sulit dikendalikan," ujar AKP RTM. Situmorang.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api atau aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan Karhutla.

BACA JUGA:Viral di Medsos, Beruang Hitam Muncul Dua Hari di Sungai Rambang

BACA JUGA:TO Ops Sikat I Musi, Pria Parubaya Diamankan

Menurutnya, pencegahan Karhutla membutuhkan peran bersama, baik dari kepolisian maupun masyarakat.

Kesadaran untuk tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah terjadinya kebakaran.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi dilaporkan dalam keadaan kondusif dan terkendali.

Kategori :