Dua Program Pemberdayaan Masyarakat PHE OKRT Raih Platinum dan Gold di IRBA 2026

Rabu 30-09-2026,20:05 WIB
Reporter : Prabu
Editor : Bambang

OKU, PALPOS.CO - Komitmen Pertamina dalam mendorong pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional kembali mendapat pengakuan.

Kali ini, Pertamina Hulu Energi Ogan Komering dan Pertamina Hulu Energi Raja Tempirai (PHE OKRT) berhasil memboyong penghargaan dalam ajang Indonesian Responsible Business Award (IRBA) 2026.

Dua penghargaan tersebut diraih melalui program pemberdayaan masyarakat yang dinilai mampu memberikan manfaat sekaligus mendorong pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.

PHE Ogan Komering berhasil meraih penghargaan Platinum melalui program Kompas Lestari atau Kelompok Masyarakat Pengelola Sampah Sinergi PHE Ogan Komering.

BACA JUGA:Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan, PHE OKRT Raih Penghargaan IRBA Award 2026

BACA JUGA:Samsat Banyak Temukan Plat Luar Beroperasi di OKU

Sementara itu, PHE Raja Tempirai meraih penghargaan Gold melalui program Eko Wisata Embung Desa.

Manager PHE Ogan Komering Field dan PHE Raja Tempirai Field, Heri Prayogo, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap upaya perusahaan dalam membangun hubungan dan kolaborasi bersama masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Menurut dia, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari konsistensi perusahaan dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan sesaat, tetapi juga diarahkan agar mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang.

"Dua penghargaan pada IRBA Award 2026 menjadi buah dari upaya kami tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasi melalui program-program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan," kata Heri.

BACA JUGA:Dari Bibit hingga Panen, Kunci Produktivitas Sawit Rakyat OKU Ada di Budidaya

BACA JUGA:Antrean di SPBU Mengular, Polisi Mulai Perketat Pengawasan

Salah satu program yang mendapatkan penghargaan Platinum adalah Kompas Lestari yang dijalankan PHE Ogan Komering bersama masyarakat Desa Makartitama, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Program tersebut mengangkat persoalan pengelolaan sampah organik dengan pendekatan berbasis masyarakat.

Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah pemanfaatan media budidaya maggot untuk mengolah sampah organik menjadi sesuatu yang memiliki nilai manfaat dan nilai ekonomi.

Kategori :