PALPOS.CO — Cibay menjadi salah satu camilan khas Sunda yang semakin dikenal oleh masyarakat luas. Jajanan berbahan dasar aci ini memiliki tekstur kenyal di bagian dalam dengan kulit yang renyah setelah digoreng.
Rasanya yang gurih dan pilihan isian yang beragam membuat cibay cocok dijadikan teman bersantai maupun ide usaha kuliner rumahan.
Nama cibay cukup populer di berbagai daerah di Jawa Barat. Camilan ini umumnya dibuat menggunakan tepung tapioka atau tepung aci yang dimasak hingga menjadi adonan kenyal.
Adonan kemudian diberi isian, dibungkus menggunakan kulit lumpia, dan digoreng hingga berwarna keemasan.
BACA JUGA:Pisang Coklat, Camilan Sederhana yang Terus Digemari Masyarakat
BACA JUGA:Pangsit Ayam Chili Oil, Kuliner Pedas yang Kian Digemari
Salah satu daya tarik cibay adalah isiannya yang dapat disesuaikan dengan selera. Isian sederhana seperti daun bawang, cabai, dan bumbu gurih sudah mampu menghasilkan cibay yang lezat.
Namun, saat ini banyak penjual menambahkan berbagai bahan seperti ayam suwir, sosis, bakso, abon, hingga keju untuk memberikan variasi rasa.
Untuk membuat cibay di rumah, bahan yang diperlukan relatif mudah ditemukan.
Bahan utama terdiri dari 100 gram tepung tapioka, 300 mililiter air, kulit lumpia secukupnya, dua batang daun bawang yang telah diiris tipis, serta cabai sesuai tingkat kepedasan yang diinginkan.
BACA JUGA:Pangsit Udang Goreng, Camilan Gurih yang Semakin Digemari Masyarakat
BACA JUGA:Pempek Kuah Model, Kuliner Khas Palembang yang Terus Menggugah Selera
Sementara itu, bumbu yang dapat digunakan antara lain dua siung bawang putih yang dihaluskan, setengah sendok teh garam, setengah sendok teh kaldu bubuk, dan sedikit lada.
Untuk menambah cita rasa, masyarakat juga dapat memasukkan ayam suwir, sosis, atau bahan isian lain sesuai selera.
Minyak goreng juga perlu disiapkan dalam jumlah yang cukup agar cibay dapat matang secara merata.