Pastikan alamat situs menggunakan domain resmi kemensos.go.id dan koneksi HTTPS.
Masukkan NIK sebanyak 16 digit sesuai KTP.
Masukkan huruf kode yang tampil pada kotak verifikasi.
Apabila kode kurang jelas, gunakan tombol atau ikon refresh untuk mendapatkan kode baru.
Klik tombol Cari Data.
Tunggu sampai sistem menampilkan hasil pencarian.
Periksa nama, kelompok desil, program bantuan dan keterangan periode yang tersedia.
Laman resmi Cek Bansos yang terpantau saat ini secara jelas mencantumkan kolom NIK 16 digit dan huruf kode, kemudian tombol Cari Data.
Laman tersebut juga menyebut sumber data yang digunakan adalah DTSEN.
Pengecekan melalui laman tersebut tidak mengharuskan masyarakat membuat akun untuk sekadar mencari status penerima.
Tutorial Lama Cek Bansos Sudah Berbeda
Masyarakat juga perlu berhati-hati ketika menemukan artikel atau video tutorial lama mengenai cara cek bansos.
Sejumlah tutorial sebelumnya mengarahkan pengguna untuk memilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan, lalu memasukkan nama lengkap.
Cara tersebut tidak sesuai dengan tampilan laman resmi yang terpantau saat ini.
Pada layanan resmi yang sekarang, pencarian dilakukan menggunakan NIK dan kode huruf.
Perubahan tampilan ini penting diperhatikan agar masyarakat tidak menganggap layanan bermasalah hanya karena kolom wilayah atau nama tidak ditemukan.
Apabila Kemensos melakukan perubahan tampilan kembali, masyarakat sebaiknya mengikuti petunjuk yang tersedia langsung pada laman resmi.