BATURAJA, PALPOS.CO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim pancaroba melalui simulasi penanganan banjir atau water rescue di Danau Wisata Rantau Kumpai, Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Sabtu (17/10).
Kepala BPBD OKU, Januar Efendi, saat dikonfirmasi Minggu (18/10) mengatakan bahwa kegiatan yang melibatkan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pengurangan Risiko Bencana (PRB) sekaligus menindaklanjuti surat edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 300.2.8/6456.SJ tentang peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana.
Dia mengatakan, simulasi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan personel dalam menghadapi situasi darurat, khususnya bencana banjir yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat.
Menurutnya, kesiapsiagaan menjadi faktor penting dalam mengurangi risiko serta dampak bencana alam.
BACA JUGA:KAI Lanjutkan Pemulihan Operasional Stasiun Talang Baru
BACA JUGA:Warung Makan Raja Kuliner Baturaja Terbakar
Oleh sebab itu, peningkatan kapasitas personel dan koordinasi lintas instansi perlu terus dilakukan agar penanganan keadaan darurat dapat berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Melalui simulasi water rescue, petugas diharapkan semakin terampil dalam menjalankan prosedur penyelamatan korban di perairan, sekaligus mampu meningkatkan kesiapan operasional ketika terjadi bencana banjir di wilayah Kabupaten OKU.
"Simulasi ini juga melibatkan peserta dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) jajaran Pemkab OKU seperti Dinas Pemadam Kebakaran, Satpol PP, TNI, Polri dan unsur kecamatan," katanya.
Keterlibatan lintas sektor ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar-lembaga dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih tangguh dan responsif.
BACA JUGA:Kecelakaan Dua Kereta Api di Stasiun Talang Baru OKU, Lokomotif Terguling dan Awak Terluka
BACA JUGA:Polres OKU Ringkus 4 Pemuda Pelaku Pengeroyokan Anak di Bawah Umur di SPBU Bakung
"Dengan penguatan koordinasi dan latihan secara berkala, Kabupaten OKU diharapkan semakin siap menghadapi potensi bencana serta meminimalkan risiko terhadap keselamatan jiwa dan kerugian yang ditimbulkan," ujarnya. (len)