MUARA ENIM, PALPOS.CO - MTsN 2 Muara Enim menanamkan kepedulian lingkungan kepada siswa melalui pemanfaatan daun kering menjadi pupuk kompos.
Dimana, daun yang dikumpulkan dari kegiatan gotong royong di lingkungan madrasah tersebut direncanakan diolah menjadi pupuk untuk menyuburkan tanaman sekaligus mengajarkan siswa mengelola sampah organik secara bertanggung jawab.
Kegiatan ini dipimpin Kepala MTsN 2 Muara Enim Misliyani, bersama sejumlah siswa.
Selain menjaga kebersihan pekarangan, langkah tersebut menjadi sarana edukasi agar siswa memahami bahwa sampah organik, seperti daun kering, masih dapat dimanfaatkan menjadi sesuatu yang berguna.
BACA JUGA:Kasus TBC Capai 1.266, Siapkan Perbup RAD Penanggulangan
BACA JUGA:Kisah Inspiratif Rumah Kreatif Boek Khaman Binaan Pertamina EP Limau Field
Misliyani mengatakan, kepedulian terhadap lingkungan perlu ditanamkan melalui tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
"Menjaga lingkungan tidak cukup hanya dengan membersihkan dan mengumpulkan sampah, tetapi juga perlu disertai upaya mengolahnya agar memberikan manfaat," ujar Misliyani, Kamis 29 Oktober 2026.
Misliyani mengatakan, melalui kegiatan ini, madrasah ingin mengajarkan kepada siswa bahwa menjaga lingkungan tidak berhenti pada kegiatan membersihkan dan mengumpulkan sampah.
"Kita juga perlu belajar memanfaatkan apa yang masih bisa diolah menjadi sesuatu yang berguna.
BACA JUGA:BNNK Ajak Pelajar Muara Enim Perangi Narkotika
Daun kering dapat menjadi pupuk kompos yang bermanfaat untuk tanaman. Inilah salah satu bentuk kepedulian dan tanggung jawab kita dalam merawat alam," katanya.
Melalui kegiatan ini, siswa diperkenalkan pada pemanfaatan bahan organik yang dapat terurai secara alami.
Proses pengomposan juga menjadi pembelajaran untuk memahami manfaat kompos bagi kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman.