Ubi Cilembu, Si Manis dari Sumedang yang Terus Menjaga Pamor di Pasar Nasional
Ubi Cilembu, si manis khas Sumedang, terus menjaga pamornya di pasar nasional.-Fhoto: Istimewa-
PALPOS.CO - Ubi Cilembu kembali menjadi perhatian publik seiring meningkatnya permintaan pangan lokal berkualitas di berbagai daerah Indonesia.
Ubi jalar khas Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat ini dikenal luas karena rasa manisnya yang khas, teksturnya yang lembut, serta cairan gula alami yang keluar saat dipanggang.
Keunikan tersebut menjadikan Ubi Cilembu berbeda dari ubi jalar pada umumnya dan tetap bertahan sebagai komoditas unggulan daerah.
Nama Ubi Cilembu tidak dapat dipisahkan dari kondisi geografis wilayah asalnya.
BACA JUGA:Tahu Isi Ayam Suwir, Camilan Tradisional yang Tetap Bertahan di Tengah Tren Kuliner Modern
BACA JUGA:Begini Cara Buat Kroket Kentang Daging Gurih dan Lembut
Tanah vulkanik yang subur, ketinggian wilayah sekitar 800 meter di atas permukaan laut, serta iklim sejuk diyakini menjadi faktor utama yang memengaruhi cita rasa khas ubi ini.
Banyak petani dan peneliti menyebutkan bahwa Ubi Cilembu yang ditanam di luar wilayah asalnya sulit menghasilkan rasa manis dan tekstur serupa, meskipun menggunakan bibit yang sama.
Menurut para petani setempat, proses budidaya Ubi Cilembu membutuhkan ketelatenan dan waktu yang tidak singkat. Masa tanam hingga panen berkisar antara lima hingga enam bulan.
Selama periode tersebut, petani harus memperhatikan kondisi tanah, kadar air, serta hama tanaman.
BACA JUGA:Pizza Enak Tak Harus Mahal, Ini Cara Bikin Sendiri di Rumah: Ekonomis, Higienis dan Halal
BACA JUGA:Dadar Gulung Isi Pisang, Kuliner Tradisional yang Tetap Bertahan di Tengah Gempuran Jajanan Modern
Kesalahan kecil dalam perawatan dapat memengaruhi kualitas hasil panen, terutama tingkat kemanisan ubi.
“Tidak bisa asal tanam. Ubi Cilembu itu sensitif. Kalau tanah terlalu basah atau terlalu kering, hasilnya tidak maksimal,” ujar salah satu petani Ubi Cilembu di Pamulihan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

