Tekwan, Warisan Rasa dari Palembang yang Tak Lekang oleh Waktu
tekwan-Fhoto: Istimewa-
“Ikan harus segar agar adonannya kenyal alami tanpa perlu banyak campuran,” ujar Rina (45), penjual tekwan yang telah berjualan lebih dari dua dekade di kawasan 26 Ilir.
Di Palembang, tekwan bukan sekadar makanan ringan. Hidangan ini kerap hadir dalam berbagai momen penting seperti arisan keluarga, perayaan hari besar, hingga pesta pernikahan.
BACA JUGA:Ayam Goreng Daun Jeruk : Perpaduan Aroma Tradisional dan Tren Kuliner Modern
BACA JUGA:Nasi Timbel, Warisan Kuliner Sunda yang Tetap Menggugah Selera di Tengah Modernisasi
Dalam tradisi setempat, menyajikan tekwan dianggap sebagai simbol keramahan tuan rumah kepada tamu.
Kehadiran tekwan juga tak bisa dilepaskan dari popularitas Pempek, makanan khas Palembang lainnya yang lebih dahulu dikenal secara nasional.
Keduanya sama-sama berbahan dasar ikan dan sagu, namun berbeda dalam penyajian dan cita rasa. Jika pempek identik dengan kuah cuko yang asam-manis-pedas, tekwan tampil dengan kuah kaldu yang ringan dan gurih.
Banyak wisatawan yang datang ke Palembang sengaja mencicipi kedua hidangan ini untuk merasakan perbedaan karakter rasanya.
Beberapa rumah makan legendaris bahkan menawarkan paket lengkap kuliner khas Palembang yang mencakup pempek, tekwan, hingga model dan laksan.
Seiring perkembangan zaman, tekwan juga mengalami inovasi. Beberapa pelaku usaha mulai menghadirkan varian tekwan udang, tekwan campur seafood, hingga tekwan beku siap masak untuk pasar luar kota.
Produk tekwan beku bahkan telah merambah pasar daring dan dikirim ke berbagai daerah di Indonesia.
Meski begitu, banyak pecinta kuliner menilai bahwa sensasi menikmati tekwan paling autentik tetap terasa saat disantap langsung di kota asalnya.
Suasana khas Palembang, lengkap dengan keramahan penjual dan aroma kuah yang baru diangkat dari panci besar, memberikan pengalaman yang sulit tergantikan.
Dinas pariwisata setempat pun menjadikan tekwan sebagai bagian dari promosi wisata kuliner.
Festival makanan tradisional kerap digelar untuk memperkenalkan ragam kuliner lokal kepada generasi muda dan wisatawan. Dalam acara semacam itu, tekwan hampir selalu menjadi salah satu primadona.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




