Iklan Banner Pemprov - Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Iklan Banner Idul Fitri 1447 Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Kue Kojo, Warisan Kuliner Khas Palembang yang Kembali Populer di Era Modern

Kue Kojo, Warisan Kuliner Khas Palembang yang Kembali Populer di Era Modern

Kue kojo, manisnya tradisi dari Palembang yang tak pernah lekang oleh waktu.-Fhoto: Istimewa-

Salah satu pedagang kue tradisional di Palembang mengungkapkan bahwa permintaan kue kojo biasanya meningkat menjelang bulan Ramadan dan hari raya Idulfitri.

Pada momen tersebut, kue kojo menjadi salah satu hidangan wajib yang disajikan di rumah-rumah. Bahkan, banyak pelanggan yang memesan dalam jumlah besar untuk dibagikan kepada kerabat dan tetangga.

BACA JUGA:Tumis Kulit Melinjo, Sajian Tradisional yang Kaya Rasa dan Nilai Gizi

BACA JUGA:Tumis Jamur Kancing Jadi Favorit Baru di Meja Makan Keluarga Indonesia

Tidak hanya dijual di pasar tradisional, kue kojo kini juga mulai masuk ke toko oleh-oleh dan dipasarkan secara online.

Hal ini membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha untuk menjangkau konsumen di luar daerah. Dengan kemasan yang lebih higienis dan tahan lama, kue kojo kini dapat dikirim ke berbagai kota di Indonesia.

Selain itu, inovasi juga mulai dilakukan untuk menarik minat konsumen. Beberapa produsen mencoba menghadirkan varian rasa baru, seperti pandan keju, cokelat, hingga durian.

Meski demikian, kue kojo klasik dengan rasa original tetap menjadi favorit banyak orang karena dianggap memiliki cita rasa autentik yang tidak tergantikan.

Dari sisi ekonomi, keberadaan kue kojo turut memberikan kontribusi bagi perekonomian lokal. Banyak keluarga yang menggantungkan penghasilan dari produksi dan penjualan kue tradisional ini.

Pemerintah daerah pun mulai memberikan perhatian dengan mendukung pelatihan dan promosi bagi pelaku UMKM agar kue kojo semakin dikenal luas.

Di sektor pariwisata, kue kojo juga menjadi salah satu daya tarik kuliner yang diperkenalkan kepada wisatawan.

Banyak turis yang penasaran untuk mencicipi kue khas ini sebagai bagian dari pengalaman budaya di Palembang.

Beberapa hotel dan restoran bahkan mulai menyajikan kue kojo sebagai menu dessert khas daerah.

Meski demikian, tantangan tetap ada. Salah satunya adalah menjaga konsistensi kualitas di tengah meningkatnya permintaan.

Selain itu, persaingan dengan makanan modern dan produk impor juga menjadi perhatian tersendiri.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: