Iklan Astra Motor

Siring Irigasi Ambruk, 63 Hektar Sawah Gagal Tanam

Siring Irigasi Ambruk, 63 Hektar Sawah Gagal Tanam

AMBRUK : Saluran siring irigasi yang baru dibangun ambruk alias patah sepanjang 10 meter sehingga aliran air tidak sampai ke areal persawahan seluas 63 hektar dan petani gagal tanam.-Foto:dokumen palpos-

"Total warga Desa Tanjung Bulan ada 287 KK, 150 KK berprofesi sebagai petani sawah dengan luasan lahan kurang lebih 63 hektar," katanya.

Sebelumnya, kata dia, Ataran Lubuk Genting 1 Air Lemutu sudah ada irigasi dan dalam satu tahun petani bisa panen dua kali.

Semenjak masuknya, pengembangan irigasi bendungan tersebut masyarakat tidak bisa menggarap sawah karena ketergantungan dengan air irigasi.

Lanjutnya, sebelum proses penanaman padi, air harus mengalir keareal persawahan dan didiamkan beberapa hari agar kontur tanah mudah dibajak. Kalau kontur tanahnya keras seperti sekarang bagaimana bisa dibajak.

"Kemarin kami sempat gotong royong untuk menaikan debit air ke sawah.

Jadi kalau saluran irigasinya sudah ambruk artinya petani sangat dirugikan sekali karena tidak bisa mengarap sawah dan gagal tanam, serta berdampak pada ketahanan pangan warga," ujarnya.(ozi)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: