Iklan Astra Motor

Soal Dugaan Pencemaran Lingkungan Minyak PT. SRMD, Begini Penjelasan SKK Migas !

Soal Dugaan Pencemaran Lingkungan Minyak PT. SRMD, Begini Penjelasan SKK Migas !

Soal Dugaan Pencemaran Lingkungan Minyak PT. SRMD, Begini Penjelasan SKK Migas !-Foto:dokumen palpos-

“Untuk kebutuhan air bersih warga, saat ini sedang dipersiapkan pembuatan sumur baru,” tambah Syafei.

Ia juga mengungkapkan bahwa PT Saleraya Merangin Dua saat ini masih terus berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) guna menindaklanjuti kemungkinan dampak lingkungan dari peristiwa tersebut.

BACA JUGA:Kasus Perundungan Yang Viral, Begini Tanggapan Bupati Muratara !

BACA JUGA:Muratara Kembali Viral, Pelajar SMP Melakukan Perundungan Terhadap Teman Sebayanya

Di sisi lain, SKK Migas masih menunggu laporan perkembangan terbaru dari pihak perusahaan terkait kondisi di lapangan, termasuk hasil pengecekan yang sedang dilakukan.

“Kami masih menunggu laporan perkembangan dari SRMD. Harapannya tentu dampaknya tidak meluas. Karena jika minyak sampai bocor ke sungai, dikhawatirkan bisa menyebar lebih jauh,” katanya.

Syafei menegaskan, hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan secara detail tingkat pencemaran yang terjadi karena masih menunggu hasil pemeriksaan langsung dari perusahaan dan instansi terkait.

“Kami belum bisa memastikan sejauh mana dampaknya. Saat ini masih menunggu hasil pengecekan dari pihak Saleraya dan juga Dinas Lingkungan Hidup,” ujarnya.

Ia menambahkan, laporan mengenai dugaan kebocoran minyak tersebut baru diterimanya pada hari yang sama setelah melihat pemberitaan dari media.

Setelah itu, pihaknya langsung melakukan penelusuran dan koordinasi untuk memastikan kondisi di lokasi.

“Kami baru mengetahui informasi ini hari ini dari pemberitaan media. Setelah itu langsung kami lakukan pengecekan dan koordinasi dengan pihak terkait agar kondisi di lapangan dapat segera dipastikan dan dampaknya tidak meluas,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga di wilayah Belani, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), mengeluhkan dugaan pencemaran lingkungan akibat tumpahan minyak yang diduga berasal dari Oil Storage Tank milik PT Saleraya Merangin Dua (SRMD). 

Tumpahan tersebut disebut-sebut telah mengalir ke sungai hingga berdampak pada sumur warga yang berada di sekitar lokasi perusahaan.

Peristiwa ini mencuat setelah warga melihat adanya minyak yang mengalir di aliran sungai sejak beberapa hari terakhir. (yat)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: