Iklan BANNER SUMSEL MAJU TERUS UNTUK SEMUA
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Sambut May Day 2026, Buruh OKI Pilih Dialog Lewat Sarasehan

Sambut May Day 2026, Buruh OKI Pilih Dialog Lewat Sarasehan

Kegiatan sarasehan butuh di Ruang Rapat Bende Seguguk II Pemkab OKI.-Foto:Dokumen Palpos-

OKI, PALPOS.CO - Serikat pekerja di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) memilih memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan dialog ketimbang demonstrasi. 

Dalam sarasehan di Ruang Rapat Bende Seguguk II, Kantor Bupati OKI, Kamis, 30 April 2026, mereka menyampaikan tujuh tuntutan terkait perbaikan sistem ketenagakerjaan.

Ketua DPC FSBPI OKI, Dodi, mengatakan tuntutan itu mencakup kebutuhan mendesak buruh, mulai dari pengesahan undang-undang ketenagakerjaan baru hingga pembentukan dewan pengupahan daerah. 

“Ini penting untuk kepastian dan perlindungan kerja bagi buruh di OKI,” ujarnya.

BACA JUGA:Dari Tukang Ke Influencer Kontruksi: SMBR Gelar Akademi Jago Bangunan di OKI

BACA JUGA:66 Peserta Magang ke Jepang Dipersiapkan Jadi SDM Global

Selain mendorong pembentukan Dewan Pengupahan, buruh juga mendesak pemerintah pusat segera mengesahkan undang-undang ketenagakerjaan baru sesuai Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/2023. 

Mereka juga meminta Presiden Prabowo Subianto merealisasikan pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional.

Tuntutan lain meliputi pembentukan Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit, penyusunan peraturan daerah untuk optimalisasi tenaga kerja lokal, pelibatan serikat pekerja dalam kebijakan ketenagakerjaan dan perencanaan pembangunan daerah, serta penguatan peran pengawas ketenagakerjaan dalam menangani perselisihan dan pelanggaran normatif.

Ketua PD FSP.PP-SPSI Sumatera Selatan, Cecep Wahyudin, menilai sarasehan tersebut mencerminkan terbukanya ruang komunikasi antara buruh dan pemerintah. 

BACA JUGA:Polisi Ringkus Pengecer Narkotika Perempuan di Tulung Selapan, Puluhan Butir Ekstasi Disita

BACA JUGA:Kejar KLA 2026, OKI Genjot Nilai Evaluasi Mandiri

“Koordinasi dan sinergi penting agar aspirasi ini ditindaklanjuti hingga ke pemerintah pusat,” katanya.

Kapolres OKI, Eko Rubiyanto, menyatakan kepolisian berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif sekaligus membuka ruang komunikasi. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: