Iklan Astra Motor

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Pekerja Bongkar Muat di PT KIT

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Pekerja Bongkar Muat di PT KIT

Anggota Unit Pidsus Polres OKU saat melakukan olah TKP.-Foto:Eko palpos-

BATURAJA, PALPOS.CO - Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu (OKU) masih mendalami kasus meninggalnya seorang pekerja bongkar muat buah sawit di PT Karya Inti Tani (KIT) yang berlokasi di Desa Kurup, Kecamatan Lubuk Batang, Senin (2/3) petang.

Hingga kini, proses penyelidikan terus berjalan untuk memastikan penyebab pasti insiden kecelakaan kerja tersebut.

Unit Pidana Khusus (Pidsus) Satreskrim Polres OKU melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi mata yang berada di lokasi saat kejadian, termasuk operator alat berat jenis loader yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.

Selain itu, beberapa pejabat perusahaan juga turut dimintai keterangan guna mengungkap ada tidaknya unsur kelalaian dalam peristiwa yang merenggut nyawa seorang pekerja itu.

BACA JUGA:Aniaya Istri Hingga Babak Belur, Warga OKU Diciduk Polisi

BACA JUGA:Bupati OKU Dukung SRMA 45, Pastikan Pendidikan Berkualitas untuk Anak Bangsa

Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo melalui Kasatreskrim AKP Irawan Adi Candra saat dikonfirmasi, Rabu (4/3), menegaskan bahwa proses hukum masih berada pada tahap pemeriksaan dan belum ada penetapan tersangka.

“Saat ini masih dalam tahap pemeriksaan, belum ada penetapan tersangka. Kita tidak bisa gegabah dalam menentukan tersangka dalam kasus ini,” ujar AKP Irawan.

Ia menjelaskan, sesaat setelah kejadian, anggota Reskrim Polsek Lubuk Batang langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan insiden tersebut.

Tim Inafis Polres OKU juga telah melakukan pemeriksaan terhadap korban di RSUD dr. Ibnu Sutowo Baturaja guna memastikan kondisi serta penyebab kematian.

BACA JUGA:Dirut Tirta Raja Dampingi Bupati OKU Tinjau SRMA 45 OKU

BACA JUGA:Beri Kenyamanan Bagi Pemudik, Polres OKU Tambal Jalan Berlubang di Jalinsum

“Semua berproses, namun bertahap. Tim saat ini masih bekerja,” tambahnya.

Sementara itu, Pebri selaku Humas PT KIT saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut. (len)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: