Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Double Gold Indonesia di World Climbing Chamonix 2026!

Double Gold Indonesia di World Climbing Chamonix 2026!

Double Gold Indonesia di World Climbing Chamonix 2026! -Fhoto:@Facebook_Resep Aneka Jajan Pasar-

PALPOS.CO - Indonesia kembali menegaskan statusnya sebagai raja nomor speed dunia setelah sukses memborong dua medali emas dan satu medali perak pada ajang World Climbing Chamonix 2026 di Prancis, Minggu (12/7/2026).

Prestasi luar biasa ini lahir dari penampilan gemilang Veddriq Leonardo, Desak Made Rita Kusuma Dewi, serta Antasyafi Robby Al Hilmi.

Hasil tersebut menjadi bukti bahwa dominasi Indonesia di nomor speed bukan sekadar kebetulan, melainkan buah dari konsistensi, mental juara, dan pembinaan atlet yang terus berkembang di level internasional.

Penampilan tim Merah Putih benar-benar menguasai arena speed di Chamonix. Pada nomor putra, laga final bahkan menjadi milik Indonesia sepenuhnya setelah mempertemukan Veddriq Leonardo dengan Antasyafi Robby Al Hilmi.

BACA JUGA:Langsung Tancap Gas! Megawati Jalani Latihan Perdana Bersama Hyundai Hillstate

BACA JUGA:Bukan Pemain Asing Biasa! Inilah Alasan Hanya Megawati yang Disambut Meriah Media Korea Saat Tiba di Incheon

Veddriq tampil tenang dan memastikan medali emas usai membukukan waktu 4,89 detik.

Sementara Antasyafi harus puas membawa pulang medali perak dengan catatan 5,11 detik. Medali perunggu menjadi milik atlet Jepang, Ryo Omasa.

Keberhasilan tersebut terasa sangat spesial bagi Veddriq. Juara Olimpiade Paris 2024 itu mengaku masih berada dalam masa pemulihan cedera sehingga belum menjalani latihan secara maksimal sebelum mengikuti rangkaian seri Piala Dunia.

"Saya merasa luar biasa dan sangat bersyukur. Ini adalah medali emas pertama saya setelah Olimpiade.

BACA JUGA:Pasang Target Juara! Ini Kesan Pertama Megawati untuk Pelatih Kang Sung-hyung

BACA JUGA:Megawati Tiba di Korea! Disambut Klub dan Media Lokal Jelang Debut Bersama Hyundai Hillstate

Saya hampir tidak menyentuh dinding saat latihan, lalu langsung bertanding di Madrid, Krakow, dan sekarang di Chamonix," ungkap Veddriq usai pertandingan.

Sementara itu, dominasi Indonesia juga berlanjut pada nomor speed putri. Desak Made Rita Kusuma Dewi kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu pemanjat tercepat dunia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: