Iklan Astra Motor

Siklus Air: Perjalanan Air yang Menentukan Hidup Kita

Siklus Air: Perjalanan Air yang Menentukan Hidup Kita

Siklus Air: Perjalanan Air yang Menentukan Hidup Kita-foto:Istimewa-

BACA JUGA:Mewujudkan Pendidikan Masa Depan Melalui Transformasi Digital

BACA JUGA:Posyandu Taruna Karya Sukawinatan Jadi Tuan Rumah Assesment Kader Posyandu

Inilah alasan kita perlu memahami siklus air dan menjaga lingkungan supaya air tetap tersedia untuk semua makhluk hidup.

Siklus air sebenarnya sederhana, tapi menarik kalau kita bayangkan.

Air di laut atau sungai akan menguap karena panas matahari, proses ini disebut evaporasi.

Uap air ini naik ke langit dan berubah menjadi awan, proses ini disebut kondensasi.

Saat awan sudah terlalu penuh, terjadilah hujan, proses ini disebut presipitasi.

Air hujan jatuh ke tanah, ada yang meresap menjadi air tanah, ada juga yang mengalir ke sungai lalu kembali ke laut.

Setelah itu prosesnya berulang lagi.

Perjalanan air ini terjadi terus-menerus dan menjadi alasan mengapa kita tidak pernah benar-benar kehabisan air.

Tanpa siklus air, kita tidak akan punya air untuk minum, tanaman tidak bisa tumbuh, dan hewan pun kesulitan hidup.

Sayangnya, siklus air tidak selalu berjalan lancar. Salah satu penyebabnya adalah aktivitas manusia.

Sampah yang dibuang ke sungai membuat air menjadi kotor.

Pohon-pohon yang ditebang menyebabkan air hujan tidak bisa terserap tanah, sehingga terjadi banjir.

Selain itu, penggunaan air yang boros juga membuat cadangan air tanah semakin sedikit.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: