Iklan Astra Motor

Asap Karhutla dan Hak atas Kesehatan

Asap Karhutla dan Hak atas Kesehatan

Dr. Asmaripa Ainy, S.Si., M.Kes, dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sriwijaya.--ist

Karena itu, kebijakan perlindungan tidak cukup dirancang berdasarkan asumsi bahwa semua warga memiliki sumber daya dan pilihan yang sama. Kebijakan harus berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat.

Pembiayaan kesehatan perlu disiapkan, bukan sekadar menunggu

Perlindungan kesehatan akibat karhutla membutuhkan dukungan pembiayaan yang memadai. 

Pembiayaan tersebut bukan hanya untuk mengobati pasien setelah sakit, tetapi juga untuk pemantauan kesehatan, edukasi masyarakat dan kesiapsiagaan fasilitas kesehatan.

Karhutla dapat menambah beban pada sistem pelayanan yang sudah memiliki banyak tanggung jawab. 

Oleh sebab itu, risiko kesehatan akibat karhutla perlu dipertimbangkan dalam perencanaan program dan anggaran daerah, terutama bagi wilayah yang berulang kali menghadapi kebakaran dan paparan asap.

Perencanaan tersebut tidak harus selalu berupa program baru dengan anggaran yang besar. 

Pemerintah daerah dapat menilai program yang sudah berjalan, mengidentifikasi kebutuhan tambahan, dan mengintegrasikan kesiapsiagaan karhutla ke dalam kegiatan yang relevan. 

Misalnya, memperkuat edukasi melalui puskesmas, menyiapkan prosedur pelayanan ketika keluhan pernapasan meningkat, serta memastikan koordinasi dengan lembaga penanggulangan bencana.

Jika paparan dapat dikurangi sejak awal, sebagian risiko gangguan kesehatan berpeluang dicegah. 

Hal ini penting bukan hanya bagi masyarakat, tetapi juga bagi keberlanjutan sistem pelayanan kesehatan.

Dengan demikian, investasi pada pencegahan bukan sekadar pengeluaran tambahan. Pencegahan merupakan bagian dari penggunaan sumber daya secara lebih bijak. 

Kebijakan yang mampu mengurangi risiko sebelum masyarakat jatuh sakit dapat membantu menekan beban kesehatan yang sebenarnya dapat dihindari.

Data harus menjadi dasar keputusan

Dalam penanganan karhutla, berbagai data tersedia dari sumber dan sektor yang berbeda. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait