Jaecoo J6T Bukan Sekadar SUV Listrik, Tapi Petualang Sejati dengan Chassis Aluminium Super Kuat!
Jaecoo J6T Bukan Sekadar SUV Listrik, Tapi Petualang Sejati dengan Chassis Aluminium Super Kuat!. Foto: @facebook_Kendara Indonesia--
PALPOS.ID-Baru sehari setelah resmi diluncurkan pada 8 November 2025 awak media langsung berkesempatan mencoba Chery Jaecoo J6T di habitat aslinya — medan offroad yang penuh tantangan.
Pertanyaannya, bagaimana rasa berkendara SUV listrik tangguh ini? Apakah benar-benar berbeda dari versi sebelumnya, Jaecoo J6?
Ground Clearance Lebih Tinggi, Siap Tantang Medan Ekstrem
Begitu naik ke J6T, langsung terasa bahwa mobil ini punya karakter yang lebih “serius” di jalur offroad.
BACA JUGA:Guncang Dunia Otomotif, Honda Perkenalkan V3R 900 dengan Mesin V3 dan Turbo Elektrik
BACA JUGA:Motor Mini Aveta Marvel 150, Si Penantang Honda Monkey dari Malaysia!
Ground clearance meningkat 25 mm menjadi 225 mm, menjadikannya lebih jangkung dan lebih siap melibas batu, lumpur, maupun jalan bergelombang.
Memang, posisi bodi yang lebih tinggi membuat akses masuk ke kabin sedikit lebih sulit dibandingkan J6 biasa. Tapi itu harga kecil yang sepadan untuk kemampuan jelajah yang jauh lebih baik.
Bahkan, wading depth kini mencapai 625 mm, dengan approach angle 26 derajat dan departure angle 28 derajat — angka yang menegaskan statusnya sebagai SUV sejati.
Chassis Aluminium: Lebih Ringan, Kuat, dan Anti Karat
BACA JUGA:Chery Jaecoo J6T Bikin Geger! SUV Listrik Tangguh dengan Desain Gahar dan Teknologi Canggih
BACA JUGA:Jangan Sepelekan! Begini Cara Parkir Motor yang Aman dari Maling
Salah satu pembaruan paling signifikan dari J6T adalah penggunaan rangka aluminium generasi baru.
Material ini bukan hanya membuat mobil terasa lebih rigid, tapi juga mengurangi bobot hingga 30% dibandingkan J6 versi sebelumnya.
Keuntungan lainnya, chassis ini diklaim tahan karat hingga 30 tahun, cocok untuk penggunaan jangka panjang di iklim tropis seperti Indonesia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

