Waspada Copet, Hipnotis dan Curanmor, Polres Prabumulih Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan
Kapolres Prabumiluh, AKBP Bobby Kusumawardhana didampingi Kabag Ips, Kasi Humas dan Kasat Intelkam-Foto:dokumen palpos-
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak lengah ketika berada di tempat ramai. Menurutnya, aksi pencopetan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, terutama di lokasi yang padat pengunjung.
“Jangan lengah, kejahatan seperti copet bisa terjadi kapan saja termasuk di suasana pasar yang ramai,” ungkapnya.
BACA JUGA:Selama Ramadan 1447 H, Puskeswan Prabumulih Tetap Buka Layani Pemeriksaan Kesehatan Hewan
Untuk meminimalisir risiko menjadi korban kejahatan, Polres Prabumulih memberikan beberapa tips kepada masyarakat.
Salah satunya dengan tidak mengenakan perhiasan mencolok ketika berada di tempat keramaian.
Bratanata menyarankan agar masyarakat sebaiknya menyimpan barang berharga dengan aman dan tidak memamerkannya di tempat umum. Hal tersebut dinilai dapat memancing perhatian pelaku kejahatan.
“Barang berharga sebaiknya disimpan saja, jangan dipakai di tempat keramaian karena bisa mengundang niat pelaku kejahatan,” tuturnya.
Selain pencopetan, masyarakat juga diminta mewaspadai modus hipnotis atau gendam yang kerap dilakukan oleh pelaku dengan cara mengajak korban berbicara.
Bratanata menjelaskan, pelaku biasanya menyasar orang yang terlihat lengah atau mudah diajak berbicara oleh orang yang tidak dikenal.
Untuk itu, masyarakat diimbau agar tidak mudah percaya terhadap orang asing yang tiba-tiba mengajak berbicara, terlebih jika percakapan tersebut mengarah pada hal-hal mencurigakan.
“Untuk menghindari aksi gendam atau hipnotis, kami mengimbau masyarakat agar tidak berbicara dengan orang yang tidak dikenal.
Jika ada orang asing yang mencurigakan segera menjauh dan laporkan kepada petugas,” imbuhnya.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor yang juga kerap meningkat menjelang hari besar keagamaan.
Polres Prabumulih mengingatkan agar masyarakat selalu memarkirkan kendaraannya di tempat yang aman serta menggunakan kunci pengaman tambahan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:






