Gagalkan Aksi Curanmor, Mahasiswi Ini Dapatkan Kembali Motornya...

Gagalkan Aksi Curanmor, Mahasiswi Ini Dapatkan Kembali Motornya...

Rekaman CCTV dimana mahasiswi gagalkan aksi curanmor di Kota Lubuklinggau, Selasa 29 November 2022. -Palpos.id-Dokumen Palpos.id

LUBUKLINGGAU, PALPOS.ID - Aksi pencurian kendaraan bermotor di wilayah Lubuklinggau Utara belakangan ini makin marak.

Teranyar, pencurian motor (curanmor) terjadi di Jalan Kenanga II Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau, Selasa 29 November 2022, sekitar pukul 05.15 WIB.

Namun kali ini aksi pelaku curanmor berhasil digagalkan korbannya, Sefti (20), seorang mahasiswi salah satu Perguruan Tinggi (PT) di Kota Lubuklinggau.

Berdasarkan keterangan Kartini (adik korban), kejadian berawal ketika kakak perempuannya (Ayuk) memanaskan motor di teras rumah.

BACA JUGA:Aksi Curanmor Marak, Ini 7 Tips dari Polisi untuk Menangkalnya

Karena sang kakak ada kuliah pagi. Sambil memanaskan motor Sefti yang masih mengenakan daster duduk santai  membelakangi motornya.

Lalu datang pelaku diam-diam mengambil motor korban. Namun saat pelaku menarik standar motor, terdengar oleh korban.

Spontan korban berbalik badan dan langsung berdiri menarik motor miliknya sambil berteriak minta tolong.

Sempat terjadi tarik menarik antara pelaku dan korban, sebelum akhirnya pelaku kabur melihat korban terus  berteriak.

BACA JUGA:Pemain Curanmor Tumbang Ditembak Tim Beguyur Bae

"Saat itu aku lagi di dapur, dengar Ayuk aku teriak minta tolong, waktu aku ke depan pelakunya sudah kabur," jelas Kartini.

Dijelaskan Kartini, pelaku diperkirakan dua orang mengendarai motor. Mereka berboncengan dan berhenti di depan rumah tetangga.

"Yang satu menunggu di motor, yang satu turun dan mengambil motor Ayuk tapi gagal karena Ayuk melawan dan menarik kembali motornya" jelas Kartini.

Keberanian Sefti, mempertahankan motornya selain tindakan spontan juga karena Kartini memiliki dasar-dasar bela diri. Karena sang kakak pernah ikut ekstrakurikuler saat sekolah.

BACA JUGA:Tersangka Curanmor Meresahkan di Kecamatan Batman Diamankan Polisi

"Dulu ya ikut karate tapi tidak lama, masih disabuk putih karena tidak ada yang ngantat jadi berhenti," tambah Sefti malu-malu.

Sementara, Rustam (kakak korban) mengungkapkan belakangan ini wilayah mereka memang rawan.

Bahkan tiga hari lalu, rumah mereka yang sekaligus jadi tempat usaha didatangi dua orang tak dikenal dengan modus pura-pura membeli rokok.

"Tiga hari kemarin ada yang datang, modusnya belanja rokok, sempat nongkrong lama melihat-lihat yang jaga toko, setelah saya keluar mereka pergi," katanya.

BACA JUGA:Resedivis Curanmor Ditangkap Karena Kedapatan Maling Seng

Rustam pun berharap agar pihak kepolisian dapat segera menangkap para pelaku, karena akhir-akhir ini para pelaku kejahatan semakin meresahkan.

Dikhawatirkan apabila dibiarkan tanpa penindakan bisa menimbulkan korban, apalagi para pelaku kejahatan ini tergolong semakin berani meski ada orangnya.

"Harapannya pelaku ini cepat ditangkap karena sekarang mereka ini makin meresahkan, kemarin kursi rotan tetangga saya hilang, bahkan sekali tiga," pungkasnya. (*)

Sumber: